Apa Itu Utusan Khusus Bidang Air, Jabatan dari Sekjen PBB yang Diemban Retno Marsudi?

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi ditunjuk oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres untuk menjadi

TRIBUNJOGJA/Ardhike Indah
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, seusai memberikan kuliah umum di Balai Senat UGM, Senin (3/6/2024) 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi ditunjuk oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres untuk menjadi Special Envoy on Water atau Utusan Khusus Bidang Air.

Penunjukkan tersebut dilakukan Guterres pada Jumat (13/9/2024). Retno bakal menjalankan Utusan Khusus Bidang Air itu per 1 November 2024 usai dirinya tak lagi menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia.

Apa itu Utusan Khusus Bidang Air, jabatan yang diemban Retno Marsudi?

Utusan Khusus Sekretaris Jenderal (SESG) adalah pejabat senior PBB yang ditunjuk oleh Sekjen PBB untuk menangani serangkaian masalah tertentu.

Retno adalah orang Indonesia pertama yang ditunjuk sebagai Utusan Khusus. 

Per Juni 2022, setidaknya ada delapan orang yang ditunjuk Guterres untuk menjadi Utusan Khusus, belum termasuk Retno.

Utusan Khusus Bidang Air bertujuan untuk menggalang kemitraan dan upaya bersama untuk memajukan agenda air, termasuk tindak lanjut hasil Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2023.

Utusan Khusus ini akan memanfaatkan hasil-hasil berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB tahun 2026.  

Baca juga: Menlu Retno: Indonesia Akan Gunakan Semua Pengaruh Hadang Veto Keanggotaan Penuh Palestina di PBB

Ia akan mendukung upaya untuk memastikan masa depan yang aman akan air bagi semua orang dengan mengadvokasi kerja sama politik, ekonomi, dan sosial budaya yang lebih kuat di semua tingkatan.

Nantinya, Retno ditugaskan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi internasional di antara berbagai proses pembahasan air di tingkat internasional.

Itu ditujukan untuk mendukung pencapaian seluruh tujuan dan target terkait air, seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 dari Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Utusan ini berperan sebagai pelopor dan advokasi tingkat tinggi mengenai isu-isu air dan sanitasi, mengangkat isu-isu air ke dalam agenda politik di dalam dan di luar PBB.

Retno akan mengumpulkan para pemangku kepentingan di seluruh spektrum, memperkuat kerja sistem PBB, dan memobilisasi aksi dan pendanaan. sumber daya untuk mengatasi krisis air global.

Mewakili Sekretaris Jenderal PBB dalam proses air global, Retno Marsudi juga akan bekerja sama dengan UN-WATER dan anggotanya dalam mendukung implementasi Strategi Seluruh Sistem PBB tentang Air dan Sanitasi di semua tingkatan, sejalan dengan SDG 6 Kerangka Akselerator Global.

“Retno Marsudi akan menjabat sebagai Utusan Khusus Bidang Air pada 1 November 2024, setelah menyelesaikan tugas pemerintahannya.  Ia memiliki pengalaman luar biasa dalam bidang diplomasi selama hampir empat dekade, menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (2014-Oktober 2024),” kata keterangan resmi yang diterima Tribunjogja.com.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved