Lahan Seluas 3 Ha di Sentolo Kulon Progo Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok
Kapolsek Sentolo, AKP Julianta Kusnadi mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 18.00 WIB petang.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Lahan Pohon Jati seluas 3 hektare (ha) di wilayah Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo dilaporkan terbakar pada Rabu (04/09/2024) malam. Pemadamannya membutuhkan waktu sekitar 2 jam.
Kapolsek Sentolo, AKP Julianta Kusnadi mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 18.00 WIB petang.
"Kebakaran awalnya diketahui oleh warga yang melihat ada kobaran api di selatan lahan tersebut," jelas Julianta saat memberikan keterangannya pada Kamis (05/09/2024).
Warga setempat langsung menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga Polsek Sentolo.
Tak berapa lama Tim Damkar dan aparat kepolisian datang membantu warga melakukan pemadaman.
Menurut Julianta, sebanyak 5 armada Damkar diterjunkan untuk pemadaman. Namun upaya pemadaman terkendala kondisi lahan yang sulit dilalui kendaraan.
"Akhirnya pemadaman dilakukan secara manual dan baru pada seluruhnya sekitar pukul 20.15 WIB," ujarnya.
Usai pemadaman, aparat pun melakukan penyelidikan singkat terhadap kejadian tersebut.
Baca juga: Polda DIY Kirim Sampel ke Labfor Semarang untuk Selidiki Kematian Ipda BS di Kulon Progo
Julianta menduga kebakaran disebabkan oleh puntung rokok yang masih menyala dan dibuang oleh warga secara sembarangan.
Api dari puntung rokok kemudian menjalar dengan cepat karena keringnya lahan hingga kencangnya angin.
Meski begitu, aparat Polsek Sentolo masih terus menyelidiki kejadian ini.
"Adapun lahan seluas 3 ha tersebut merupakan lahan pribadi milik warga sebanyak 10 bidang," ungkap Julianta.
Ia pun mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas dengan benda yang mengeluarkan api, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok. Sebab bisa meningkatkan risiko kebakaran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Taufik Prihadi mengatakan risiko kebakaran lahan kian tinggi di musim kemarau ini.
Penyebabnya adalah kondisi lahan yang kering, angin kencang, hingga minimnya curah hujan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas dengan api, seperti menunggui bakaran sampah hingga apinya benar-benar padam," kata Taufik belum lama ini.(*)
| Puluhan Warga Garongan Mengaku Juga Ditarik Uang oleh Lurah, Mengadu ke Bupati Kulon Progo |
|
|---|
| Ramai Diserbu Sales, Warga Pengasih Kulon Progo Diimbau Gunakan UGR Tol Yogyakarta-YIA Secara Bijak |
|
|---|
| Warga Garongan Datangi Bupati Kulon Progo, Bawa Sejumlah Bukti Dugaan Pungli Tondo Tresno |
|
|---|
| Bupati Kulon Progo Usulkan Penggabungan Disdag dan Dinperinkop-UKM, Sebut Jadi Solusi Kekurangan ASN |
|
|---|
| Terlibat Perkelahian dan Kejar-kejaran Motor di Kulon Progo, 7 Remaja Ditahan, 1 Kena Sabetan Sajam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kondisi-lahan-Pohon-Jati-yang-berhasil-dipadamkan-usai-terbakar.jpg)