Kunci Jawaban

KUNCI JAWABAN Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Halaman 146: Teks Anak-anak Merapi

Di bawah ini penjelasan mengenai mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka halaman 146 yang bisa jadi referensi.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Buku Bahasa Indonesia Kelas 4 SD
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Halaman 146 

“Tapi kalau meletus lagi, menakutkan sekali. Gara-gara wedus gembel itu, Si Blendhung meninggal.” Mendung menyelimuti wajah Panji ketika dia teringat sapi kesayangannya.

Ratna dan Yono ikut sedih, tetapi tertawa mendengar Panji mengucapkan kata “meninggal” untuk sapinya. 

Mereka meminta Panji berlapang dada menerima kenyataan itu.

“Bekas aliran lava Merapi malah menjadi pemikat wisatawan, ya. Pamanku sering mengantar mereka dengan jip,” ujar Yono.

“Aku belum pernah naik jip. Kapan-kapan, ajak aku, ya?” Ratna memohon kepada Yono.

Dia sedikit iri. Banyak wisatawan datang ke Merapi untuk bertualang naik jip menyusuri Gunung Merapi. Namun, dia sendiri belum pernah mencobanya.

“Nanti aku bilang pamanku. Biar kita bertiga diajak berkeliling Merapi naik jip,” janji Yono.

Ratna dan Panji bersorak. Panji sudah melupakan Si Blendhung gara-gara janji Yono.

“Kita terlambat!” Yono mengejutkan kedua temannya.

Mendengar itu, mereka berlarian menuju sekolah.

Cerita oleh B.E. Priyanti

Baca juga: KUNCI JAWABAN Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Halaman 142 : Pendapat Cerita

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! Tuliskan jawaban di buku tulis kalian.

1. Mengapa Ratna dan Yono tertawa mendengar kata “meninggal”?

Jawaban : Karena Panji menyebutkan sapi kesayangannya, yaitu Si Bledhung meninggal.

Kata “meninggal” tidak cocok digunakan untuk makhluk selain manusia.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved