Siapkan Infrastruktur Jaringan Telekomunikasi Berkapasitas Total 20.000 Gbps
Telah menyiapkan infrastruktur jaringan telekomunikasi dengan total kapasitas bandwidth 20.000 Gbps
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Acara “High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership & Indonesia Africa Forum” (HLF MSP & IAF) ke- 2 Tahun 2024 diselenggarakan di Bali pada 1-3 September.
Untuk mensukseskan acar itu, PT Telkom Indonesia menyelenggarakan Kick Off Posko Pengamanan Rangkaian Event HLF-MSP dan IAF 2024 di dua tempat.
Yaitu TelkomGroup Integrated Operation Center (TIOC) di Gedung Merah Putih (GMP), Jakarta dan STO Nusa Dua, Bali pada Sabtu (31/8/2024).
Kick Off Posko Pengamanan yang dilakukan menjelang acara WWF ini merupakan bentuk komitmen Telkom untuk memastikan kesiapan dukungan layanan maupun infrastruktur.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Network IT & Solution Telkom, Herlan Wijanarko.
Demi menyukseskan penyelenggaraan HLF MSP & IAF 2024, TelkomGroup telah menyiapkan infrastruktur jaringan telekomunikasi dengan total kapasitas bandwidth 20.000 Gbps.
Acara ini juga didukung oleh beberapa layanan internet dedicated yang dapat digunakan oleh Kementerian Lembaga yang berpartisipasi pada HLF MSP & IAF 2024 dan tersebar di beberapa titik.
“Sebagai perusahaan Telekomunikasi yang sering mengadakan acara baik pada skala nasional, maupun internasional kita harus dapat memitigasi dan membuat transformasi layanan yang baru, seperti event as a service agar dapat selalu memonetisasi pada event-event skala internasional,” ujar EVP Divisi Government Service (DGS) Telkom Syaifudin.
Setidaknya terdapat tujuh posko baik pusat, regional, hingga anak perusahaan yang akan melakukan pengawalan dan pengamanan kualitas layanan secara berkala.
Sementara itu, Telkomsel selaku anak usaha Telkom juga telah melakukan deployment pada beberapa venue yang terdiri dari 2 Combat, 6 Easy Pole, dan 3 Upgrade NE. (*/rls)
| Tak Perlu Lucuti Celana Kiai Ashari |
|
|---|
| Lewat Program ‘Pindar Mengajar’, AFPI Gencarkan Literasi Keuangan Digital di Yogyakarta |
|
|---|
| IPK Indonesia DIY Lakukan Pendampingan Psikologis Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta |
|
|---|
| Redesain Antarmuka Platform Aset Digital: Fokus pada Rasionalitas Investor di Tengah Volatilitas |
|
|---|
| Mimpi yang Terwujud dari Ketekunan Menabung Bertemu dengan Subsidi Dana Manfaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/High-Level-Forum-on-Multi-Stakeholder-Partnership.jpg)