Berita Pendidikan Hari Ini

Tidak Punya Pengelola dan Dosen Kompeten, 84 Perguruan Tinggi Swasta Terancam Ditutup

Keputusan tegas ini diambil setelah ditemukan sejumlah pelanggaran berat yang dilakukan oleh lembaga pendidikan tersebut.

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi pendidikan 

TRIBUNJOGJA.COM- Sektor pendidikan tinggi Indonesia kembali diguncang kabar mengejutkan.

Sebanyak 84 perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia terancam ditutup. 

Keputusan tegas ini diambil setelah ditemukan sejumlah pelanggaran berat yang dilakukan oleh lembaga pendidikan tersebut.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Profesor Ari Purbayanto saat menghadiri acara Yogyakarta, Sabtu (10/8) kemarin.

Menurut Profesor Ari, salah satu alasan utama pencabutan izin adalah pengelolaan yang tidak jelas.

 Banyak PTS yang tidak memiliki pengelola dan dosen yang kompeten.

Bahkan, ada beberapa kampus yang kesulitan memberikan informasi mengenai jumlah mahasiswa aktifnya. 

Selain masalah pengelolaan, banyak PTS yang juga tidak mampu memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan oleh BAN-PT.

Padahal, akreditasi merupakan salah satu indikator penting kualitas sebuah perguruan tinggi. 

Ia mengatakan saat ini rasio kampus dengan status unggul memang masih rendah dibandingkan jumlah kampus di angka 4.000 lebih. 

Dari angka tersebut baru 109 berstatus unggul dan 20 di antaranyat terakreditas A dan belum konversi ke unggul. 

Saat ini jumlah perguruan tinggi yang belum terakreditasi mencapai 252 kampus.

"Saya lihat data, mereka (yang belum terakreditasi ini) akan mengikuti akselerasi pada 12-13 Agustus besok di Jakarta, sudah masuk mendaftar 155 perguruan tinggi," katanya. 

Ia menambahkan masih ada 100 PTS lagi yang belum mendaftar untuk mengikuti akselerasi. 

Setelah dilakukan identifikasi oleh LLDikti, didapati ada 84 PTS yang tidak jelas pengelolanya sehingga belum mendaftarkan akselerasi akreditasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved