Sandang Status Sekolah Adiwiyata, SMAN 1 Pakem Berkomitmen Lestarikan Lingkungan
Sebagai sekolah adiwiyata, SMAN 1 Pakem memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga lingkungan tetap asri dan teduh.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - SMA Negeri 1 Pakem Sleman berkomitmen untuk terus menggencarkan kampanye kelestarian lingkungan.
Satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melakukan aksi tanam pohon di Padukuhan Sawahan Lor, Desa Wedomartani, Kepanewon Ngemplak, oleh segenap sivitas akademika sekolah tersebut, Sabtu (10/8/2024) sore.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen SMA Negeri 1 Pakem yang menyandang status sebagai sekolah adiwiyata.
Kepala SMAN 1 Pakem, Rahmad Saptanto, M.Pd. mengungkapkan, sebagai sekolah adiwiyata pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga lingkungan tetap asri dan teduh.
Itulah alasan yang mendasari penanaman pohon dan pemberian bibit pohon diberikan kepada warga Padukuhan Sawahan Lor.
"Mengapa kami orientasikan ke sini (Sawahan Lor), karena wilayah ini habis ada proyek pembangunan dam sabo Kali Kuning. Proyek yang telah selesai menjadikan area sekitar jadi agak gersang dan panas mengingat pohon harus ditebang. Maka dari itu penanaman pohon kami lakukan di wilayah Kepanewon Ngemplak ini," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sebelum melakukan kegiatan ini, para kader-kader adiwiyata di SMAN 1 Pakem terlebih dahulu melakukan peninjauan di beberapa kawasan.
Dari beberapa lokasi yang telah ditinjau itu, maka para kader adiwiyata bersepakat antuan bibit serta penanaman pohon akan diberikan untuk warga Padukuhan Sawahan Lor.
Baca juga: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Buka Acara Jalan Sehat di GPA Purwomartani
Menurut Rahmad, ada pertimbangan, selain wilayah Sawahan Lor yang baru saja ada proyek pembangunan sabo dam yang menjadikan beberapa titik menjadi gersang lantaran pohon ditebang.
Pertimbangan tersebut yakni adanya wahana wisata edukatif yang dirintis warga setempat di lokasi proyek sabo dam Kali Kuning.
Wahana wisata itu adalah Bulaksawah Edupark yang mulai dibuka untuk kegiatan outbond dan wisata edukatif lainnya.
"Dari situ kami ingin membantu warga supaya objek yang indah ini bisa lebih rindang. Warga sangat kreatif dengan mengubah tempat bekas tempat proyek diubah menjadi wahana yang indah, meski masih gersang. Maka dari itu kami bantu lewat penghijauan," jelas Rahmad.
Dengan begitu, jelas Rahmad, kawasan Bulaksawah Edupark yang dirintis warga akan lebih rindang, sehingga wahananya makin mempesona ke depannya.
Selain bantuan dan penanaman pohon SMAN 1 Pakem juga melakukan penaburan benih ikan di Kali Kuning yang berada persis di tepi Bulaksawah Edupark.
Upaya itu sebagai bentuk kepedulian tidak hanya dalam bentuk penghijauan tapi juga ekologi air.
| Tanam Pohon Kepel di Embung Giwangan, Sekjen PDIP Bawa Filosofi 'Aji Pancasona' ke Yogyakarta |
|
|---|
| Tanam 600 Pohon Alpukat di Hulu DAS Tuntang, Wujud Kepedulian PLN untuk Rakyat dan Lingkungan |
|
|---|
| Pemkab Magelang Tanam 1000 Pohon di Lereng Merapi untuk Jaga Sumber Air |
|
|---|
| DLHK DIY Optimalkan Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Jaga Resapan Air |
|
|---|
| Siswa SMPN 1 Kalikotes Klaten Gelar Aksi Bersih Sungai, Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-SMAN-1-Pakem-Sigit-Saptanto.jpg)