Jogja Fashion Trend Hadirkan Perpaduan Modern dan Tradisional yang Memukau

Pada sesi sore, JFT 2024 dimeriahkan oleh Executive & Exclusive Show yang dipandu oleh dua sosok ternama, Afif Syakur dan Phillip. 

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Jogja Fashion Trend 2024 di Pakuwon Mall Jogja. 

TRIBUNJOGJA.COM YOGYA - Jogja Fashion Trend (JFT) 2024 terus menyajikan kejutan di hari kelimanya, Minggu (11/8/2024). 

Acara yang digelar di Pakuwon Mall Jogja ini semakin semarak dengan dua sesi menarik. 

Pada sesi sore, JFT 2024 dimeriahkan oleh Executive & Exclusive Show yang dipandu oleh dua sosok ternama, Afif Syakur dan Phillip. 

Keduanya berhasil menciptakan suasana yang elegan dan menghibur para tamu undangan. 

Sementara sesi malam menyajikan peragaan busana yang memukau dengan tema Urban dan Menswear. 

Sejumlah desainer ternama seperti Elgan by Nyudi, Studio Nala by Larasati, dan AGB by Afif Grurub menampilkan koleksi terbaru mereka yang memadukan estetika modern dengan sentuhan tradisional. 

Misal Elgan by Nyudi berhasil memukau penonton dengan koleksi terbarunya yang bertajuk "Seoul in the Sun". 

Inspirasi dari gaya anak muda Seoul di musim panas, koleksi ini menampilkan perpaduan unik antara batik kontemporer dengan siluet oversize yang khas Korea Selatan. 

Penggunaan bahan seperti batik cap dan linen semakin menambah kesan mewah pada setiap busana.

Desainer-desainer lain seperti Studio Nala by Larasati, AGB by Afif Grurub, Mensbatik, dan banyak lagi juga turut menyajikan koleksi yang tak kalah menarik. Mereka berhasil mengeksplorasi berbagai tema dan gaya, mulai dari busana kasual hingga formal. 

Baca juga: Sandang Status Sekolah Adiwiyata, SMAN 1 Pakem Berkomitmen Lestarikan Lingkungan

Creative Director JFT 2024, Philip Iswardono mengatakan bahwa ia mengekslorasi budaya Indonesia dalam karya-karyanya mulai dari arsitektur, tarian, bahkan kuliner untuk menciptakan desain yang unik dan bermakna.

Dalam koleksinya, Phillip memadukan elemen tradisional dengan sentuhan modern.

Misalnya, ia menggunakan teknik origami pada kain untuk menciptakan siluet yang dramatis. 

Meskipun demikian, ia tetap mempertahankan esensi dari budaya Indonesia. 

"Saya berharap Jogja Fashion Trend bisa menjadi wadah bagi para desainer muda untuk bereksplorasi dan mengembangkan kreativitas mereka," kata Phillip. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved