7 Rekomendasi Gunung untuk Upacara Bendera Peringatan 17 Agustus
Gunung Singgalang termasuk golongan gunung merapi yang aktif, dengan kearifan sumber dayanya berupa mata air yang melimpah.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Bulan Juli sudah berada di ujung hari, pertanda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79 tinggal menghitung hari.
HUT RI seperti tahun lalu dirayakan meriah di setiap sudut Ibu Pertiwi.
Perayaan penuh makna untuk mengenang jasa para pahlawan dengan berbagai cara.
Satu diantaranya mengadakan upacara bendera di Istana Negara hingga alam liar seperti Gunung.
Dilansir dari Laman Kompas.com pada artikel yang berjudul “19 Gunung Yang sudah Dibuka, Bisa Untuk Upacara 17 Agustus di Atas Awan”.
Berikut Rangkumannya Untuk Anda sejumlah gunung yang bisa dijadikan tempat untuk mengadakan upacara bendera.
Baca juga: Rekomendasi 4 Gunung di Jawa yang Cocok untuk Pendakian Tektok
1. Gunung Bur Ni Telong, Aceh
Gunung Bur Ni Telong Terletak di Bener Meriah, Aceh.
Gunung ini Memiliki ketinggian sekitar 2.624 Mdpl, dapat diakses melalui jalur Desa Rembune.
Saat ini Gunung Bur Ni Telong berada pada level I atau normal, sehingga kegiatan pendakian akan aman.
Namun pendaki tetap harus memperhatikan himbauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Berdasarkan Website resmi Magma.esdm.go.id merekomendasikan agar warga atau pendaki tidak berkegiatan di daerah Fumarola dan Solfatara saat cuaca mendung atau hujan.
Dikhawatirkan terjadi konsentrasi gas yang berbahaya di area tersebut.
2. Gunung Singgalang, Sumatera Barat
Berada pada ketinggian 2.877 Mdpl, Gunung Singgalang menempati Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Gunung Singgalang termasuk golongan gunung merapi yang aktif, dengan kearifan sumber dayanya berupa mata air yang melimpah.
Di Gunung ini juga terdapat telaga besar yang dinamai dengan Telaga Dewi.
Untuk ketentuan Simaksi pendakian Via Jorong Tanjuang Nagari Pandai Sikek berkisar Rp.15.000 per orang untuk pendaki lokal dan Rp.25.000 perorang untuk pendaki mancanegara.
3. Gunung Guntur, Jawa Barat
Memiliki ketinggian sekitar 2.193 Mdpl, Gunung Guntur masih berstatus sebagai Gunung berapi aktif.
Terletak di Kelurahan Pananjung dan Desa Pesawahan, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Magma Esdm pada pengamatan Kegempaan.
Tercatat 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 1mm.
Terhitung sebagai gempa kecil yang masih aman untuk kegiatan mendaki.
Namun Rekomendasi dari PVMBG mengarahkan agar pendaki tidak mendakati kawah aktif Gunung Guntur.
Baca juga: TIPS Latihan Fisik untuk Pendaki Gunung Tingkat Lanjut, TIPS Level Menengah
4. Gunung Ciremai, Jawa Barat
Menempati daerak kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.
Gunung Ciremai memiliki ketinggian 3.078 Mdpl, masih tergolong gunung berapi aktif.
Berdasarkan pengamatan Magma Esdm, Gunung Ciremai tercatat ada 2 kali gempa tektonik dengan amplitudo 2-5 mm.
Masih pada batas level I sehingga aman untuk kegiatan pendakian.
5. Gunung Bismo, Jawa Tengah
Terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Gunung ini menjadi alternatif pendaki jika mendapati kuota gunung prau sedang penuh.
Pemandangan yang ditawarkan tidak jauh dengan Puncak Gunung Prau.
Kenampakan Sindoro Sumbing menjadi ciri khas Panorama pegunungan di Wonosobo.
Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.365 Mdpl.
Untuk mencapai puncaknya tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan.
6. Gunung Lawu, Jawa Tengah
Gunung ini terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Memiliki ketinggian sekitar 3.265 Mdpl.
Gunung Lawu tergolong kedalam gunung berapi pasif.
Lawu memiliki 3 Jalur yang sering dilewati pendaki, yaitu Cemoro sewu, Cemoro Kandang, dan jalur terpanjang Candi Cetho.
Bagi Anda yang hendak mengunjungi Gunung Lawu sebagai tempat perayaan Hut ke-79 RI, pastikan terlebih dahulu kuota gunung tidak penuh terisi.
7. Gunung Abang, Bali
Menempati ketinggian 2.151 Mdpl, Gunung Abang Bali terletak di Kabupaten Bangli, Bali.
Tercatat sebagai gunung dengan puncak ke tiga tertinggi di pulau Bali.
Memiliki dua Jalur utama yang yaitu Songan dan Jalur Desa Suter.
Jika anda memilih Gunung Abang sebagai destinasi pendakian, maka hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam untuk sampai ke puncak dari basecamp pendakiannya.
Baca juga: 7 TIPS Pendakian Tektok untuk Pendaki Pemula, Pahami Persiapannya!
Mengisi hari kemerdekaan dengan kegiatan pendakian tentu akan sangat bermakna.
Untuk anda yang mencoba mengarungi kekayaan alam Indonesia, sudah pasti tiada pernah puas.
Semoga perjalanan anda untuk mengibarkan bendera merah putih dan berupacara diatas awan menemui keselamatan.
Tidak hanya bisa sampai puncak namun keselamatan hingga perjalanan pulang. (MG - Hilal Hamdi)
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Jumat 17 April 2026: Teramati Ada 14 Guguran Lava |
|
|---|
| Desentralisasi Akomodasi ke Kawasan Penyangga Jadi Strategi Pemerataan Ekonomi Pariwisata DIY |
|
|---|
| Live-Action Street Fighter Rilis Trailer, Aksi World Warriors Jadi Sorotan |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Kamis 16 April 2026: Teramati Ada 9 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Perayaan 35 Tahun Cyber Formula:Anime Balap Legend Balik Dengan Proyek Baru |
|
|---|