Berita Kulon Progo Hari Ini

Dinkop-UKM DIY Turut Dorong Percepatan Penurunan Stunting Lewat SiBakul

Lewat Bantu Banting, Dinkop-UKM DIY menyalurkan bantuan 2 telur sehari bayi Keluarga Risiko Stunting di 20 kapanewon di DIY.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Alexander Ermando
Kepala Dinkop-UKM DIY Srie Nurkyatsiwi (kedua dari kanan) saat menerima penghargaan dari Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo di Waduk Sermo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo pada Minggu (21/07/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) DIY turut berupaya dalam mendorong percepatan penurunan Stunting lewat program yang diusung.

Upaya tersebut pun diganjar penghargaan oleh Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY.

Kepala Dinkop-UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan dukungan tersebut dilakukan lewat program Bantu Banting (Sibakul Membantu Bersama Menurunkan Stunting).

"Lewat program tersebut, kami menjadikan penanganan Stunting sebagai peluang," jelas Siwi usai penyerahan penghargaan di Waduk Sermo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Minggu (21/07/2024).

Lewat Bantu Banting, Dinkop-UKM DIY menyalurkan bantuan 2 telur sehari bayi Keluarga Risiko Stunting di 20 kapanewon di DIY.

Setidaknya ada 4.863 keluarga sasaran yang mendapatkan bantuan selama 6 bulan.

Menurut Siwi, penyaluran tersebut dilakukan lewat 5 koperasi yang juga membantu pengadaannya.

Telur ayam tersebut didapat dari para peternak lokal, sehingga turut membantu peningkatan penghasilan mereka.

"Kegiatan ini sudah dilakukan selama 2 tahun terakhir, didukung oleh Dana Keistimewaan (Danais)," ujarnya.


Siwi mengatakan SiBakul yang pihaknya usung tidak hanya berupaya membina koperasi dan UKM di DIY. Tetapi juga berupaya menangkap peluang dan menjadi solusi dari sebuah permasalahan, seperti Stunting.


Ia pun bersyukur dengan penghargaan yang diterima dari BKKBN DIY. Meski begitu, ia menganggap penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja program Bantu Banting, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya.


"Tentunya perlu evaluasi secara terus-menerus agar menjadi lebih baik," kata Siwi.


Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. Selain Dinkop-UKM DIY, penghargaan diberikan pula pada sejumlah lembaga lain.


Hasto mengatakan Dinkop-UKM DIY menjadi salah satu mitra strategis dalam upaya percepatan penurunan Stunting. Lewat kolaborasi yang dilakukan, upaya penurunan pun bisa lebih optimal.


"Kreativitas yang dilakukan juga sangat luar biasa dalam upaya mengatasi masalah Stunting," ujarnya.(alx)

 


 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved