Jumat Gombrong Rilis 'Gaman Cangkem', Libatkan Ratusan Anak Muda di Video Klipnya
Jumat Grombrong meluncurkan karya terbaru berjudul 'Gaman Cangkem' yang juga didahului video musik ke kanal Youtube mereka
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumat Grombrong meluncurkan karya terbaru berjudul 'Gaman Cangkem' yang juga didahului video musik ke kanal Youtube mereka.
Proses pembuatan video klip di Malioboro dengan melibatkan ratusan penikmat kultur Hip Hop se-Pulau Jawa pada bulan Mei lalu ini sempat viral di media sosial.
Adapun single ke-3 super grup asal Jogja ini dikemas dalam bahasa Jawa yang dioplos tanpa melenyapkan karakter masing-masing personel.
Kata-kata adalah senjata, yang mampu mengubah zaman. 'Gaman Cangkem' sendiri bicara tentang itu. 'Gaman' berarti senjata sedangkan 'cangkem' dalam bahasa Indonesia adalah mulut.
Musik Hip Hop tidak akan jauh dengan bagian tubuh yang bernama mulut.
Bagi Jumbrong, mulut adalah senjata digdaya yang dapat digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan dan karya yang diperdengarkan kepada khalayak luas.
Gaman Cangkem yang berarti mulut adalah senjata sangat cocok untuk menggambarkan semangat menyuarakan dan memperkenalkan Hip Hop lebih luas lagi.
Baca juga: RAMALAN ZODIAK Sagitarius Hari Ini dan Besok Minggu 14 Juli 2024: Angka Warna Hoki Asmara Keuangan
Herbudi Tri Prasetya (DJ Paws), Anto Gantazz, Mario Zwinkle, Kelvin Yovada (Bacill), Andi Kurniawan (Rockindoc), dan Donni Salahpaham meramu konsep video musik 'Gaman Cangkem' bersama-sama lalu diterjemahkan Ageng Pradana (Director, Editor) dan tim dengan sangat baik.
"Saat syuting konsep yang ada sempat sedikit bergeser karena satu dan lain hal karena kami melibatkan ratusan orang saat syuting di area Malioboro tapi semua yang diinginkan akhirnya tercapai dan jadilah," kata Ageng Pradana.
Jumat Gombrong berhasil mengumpulkan 500an anak muda itu dengan cara sederhana.
Berawal dari grup WhatsApp lalu disebarkan ke media sosial sehingga menjadi topik pembicaraan dari mulut ke mulut sampai ke ujung Jawa hingga akhirnya mereka berbondong-bondong ke Jogja.
Proses pengambilan gambar video musik dilakukan di Jalan Malioboro bulan Mei lalu, sore hingga malam bertepatan dengan momen Car Free Night.
Jumbrong berada di tengah-tengah ratusan anak muda mengenakan setelah gombrong berbagai gaya yang bersatu mengikuti arahan Ageng dan DJ Paws selaku produser.
“Saya dan tim menyeleksi potongan gambar lalu menjahitnya menjadi satu cerita utuh dalam waktu dua bulan,” imbuhnya.
Video musik 'Gaman Cangkem' diputar perdana di sebuah galeri di bilangan Ring Road Selatan beberapa waktu lalu.
Ratusan Mbrongsku, kawan-kawan yang selalu berada di samping Jumat Gombrong, datang dari banyak tempat, dari Kediri, Malang, Wonosobo, sampai Cilacap.
Pemutaran perdana tambah semarak dengan beat yang diantar Jaydawn, Capital P (DNB Set), Blossom Wave, dan Ladies Bronx. (nto)
KAI Setop Putar Lagu Sepasang Mata Bola di Stasiun Lempuyangan dan Yogyakarta |
![]() |
---|
Puncak Festival Antikorupsi di Alun-alun Klaten, MCPR dan The Jeblogs Kobarkan Semangat Anak Muda |
![]() |
---|
Soal Royalti Musik, Organda Gunungkidul Preventif Imbau Tidak Putar Lagu di Armada Bus |
![]() |
---|
Ini Dia Lagu Kemerdekaan Modern yang Beda, Cocok untuk 17 Agustusan |
![]() |
---|
Hotel Wajib Bayar Royalti Musik, Kanwil Kemenkumham DIY Dorong Kepatuhan PP 56/2021 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.