Berita Jogja Hari Ini
KAI Commuter Layani 11.850 Pengguna Commuter Line di Yogyakarta Selama Libur Iduladha
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter wilayah Yogyakarta melayani 11.850 pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur dan Prameks
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter wilayah Yogyakarta melayani 11.850 pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur dan Prameks selama libur Iduladha hingga pukul 18.00 WIB.
Anne Purba, Corporate Secretary KAI Commuter mengatakan, Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi stasiun keberangkatan dan kedatangan dengan volume pengguna terbanyak, yaitu 3.016 orang untuk keberangkatan dan 3.242 orang untuk kedatangan.
"Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Lempuyangan juga menjadi stasiun keberangkatan dan kedatangan yang ramai," ujarnya.
Baca juga: Baznas RI Sembelih Puluhan Hewan Kurban di Muntilan Magelang
Dibandingkan dengan rata-rata volume pada hari libur minggu sebelumnya, volume Commuter Line Yogyakarta-Palur meningkat 9 persen, dan Commuter Line Prameks meningkat 36 persen.
Ditambahkannya, KAI Commuter mengoperasikan 8 perjalanan tambahan, 6 untuk Commuter Line Yogyakarta-Palur dan 2 untuk Commuter Line Prameks, untuk mengantisipasi lonjakan pengguna.
Pengguna dapat menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), Kartu Uang Elektronik Bank, atau QR Code Gotransit by Gojek untuk pembayaran tiket Commuter Line Yogyakarta-Palur.
Untuk Commuter Line Prameks, tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access By KAI mulai H-7 dari tanggal keberangkatan atau menggunakan KMT dan Kartu Uang Elektronik Bank sesuai kuota.
"KAI Commuter menghimbau pengguna untuk mematuhi peraturan, menjaga anak-anak, menyiapkan perjalanan dengan cermat, menjaga barang bawaan, dan mengikuti arahan petugas," pungkasnya. (HAN)
| El Nino Godzilla 2026: BMKG Prediksi Suhu Musim Kemarau Panjang di Yogyakarta |
|
|---|
| Tanggapan Warga Soal Wacana Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jeron Beteng Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Kota Yogyakarta Pantau Sungai 24 Jam |
|
|---|
| Tepati Janji! Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Copot Seluruh Baliho Bermuatan Wajahnya |
|
|---|
| Mengapa Jembatan Pandansimo Berubah Nama Jadi Jembatan Kabanaran? Ini Sejarahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/KAI-Commuter-Anne-Purba.jpg)