Berita Gunungkidul Hari Ini

Indeks Udara Kabupaten Gunungkidul Masuk Kategori Sangat Baik 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul menyebutkan nilai indeks kualitas udara Kabupaten Gunungkidul pada ambien semester I pada 2024

Tayang:
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul menyebutkan nilai indeks kualitas udara Kabupaten Gunungkidul pada ambien semester I pada 2024 ini masuk dalam kategori sangat baik.

Hal tersebut terlihat berdasarkan penghitungan metoda manual passive sampler yang menunjukan kategori sangat baik yakni dengan nilai rata-rata di atas angka 90. Dengan rentang penilai 90-100 (sangat baik), 70-90 (baik), 60-70 (sedang), 25-50 (kurang), 0-25 (sangat kurang).

Baca juga: Gerakan Masak Daging Kurban di Masjid Kauman Yogyakarta, Menjelajahi Kekayaan Rasa Nusantara

Kepala DLH Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, penghitungan nilai indeks udara tersebut berdasarkan parameter Sulfur dioksida (SO2) dan Nitrogen dioksida (No2) sesuai aturan Permen LHK Nomor 27 Tahun 2021.

"Di mana pantauan kualitas udara tersebut dilakukan dibeberapa lokasi yakni di kawasan transportasi, kawasan perkantoran, kawasan pemukiman, dan kawasan industri," ujarnya, Selasa (18/6/2024).

Ia merinci, adapun kualitas udara tiap kawasan tersebut di antara untuk kawasan transportasi yang dilakukan di jalan Pramuka, Wonosari memiliki nilai indeks udara 89,42 .

Kemudian, bagian kawasan pemukiman yang dilakukan pada daerah Perumahan Tawarsari menunjukkan angka indeks udara sebesar 97,73 persen.

Dilanjutkan dengan kawasan industri yang dilakukan di pabrik tahu di daerah Sumbermulyo menunjukkan angka 98,80.

Terakhir, di kawasan perkantoran yang dilakukan di Kantor Bappeda memiliki nilai 96,64.

"Dengan hasil ini  kondisi kualitas udara sangat baik artinya udara di daerah ini masih sangat bersih, artinya udara di daerah ini belum ada ada tercemar polusi udara. Harapannya ini bisa terus dipertahankan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaganya," urainya (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved