Apa Itu UNRWA? Kenalan dengan Badan PBB yang Mengurusi Pengungsi

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi sempat menyinggung tentang UNRWA ketika memberikan kuliah umum di UGM. Apa itu UNRWA?

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
AFP
Rumah sakit di Rafah kehabisan bahan bakar. Foto yang diambil pada 6 Mei 2024 menunjukkan asap mengepul menyusul pengeboman di timur Rafah di Jalur Gaza selatan, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borell pada tanggal 6 Mei mengutuk perintah Israel agar warga Palestina yang tinggal di Rafah timur meninggalkan kota Gaza menjelang serangan darat yang diperkirakan akan terjadi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi sempat menyinggung tentang UNRWA ketika memberikan kuliah umum yang bertajuk Diplomasi Indonesia untuk Palestina di Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (3/6/2024).

Dia mengatakan, UNRWA diperlemah Israel dengan cara melemparkan tuduhan bahwa ada 12 anggota UNRWA terlibat serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2024.

Dengan begitu, sejumlah negara menutup keran bantuannya ke UNRWA, mengakibatkan lembaga itu kesulitan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi yang bernaung di bawahnya.

Jika isu pengungsi ditiadakan, kata Retno, itu bisa menjadi keuntungan besar Israel karena pengungsi tidak akan kembali ke Palestina dan berada di tempat yang kini sedang mereka tempati.

Retno menerangkan UNRWA sekarang saat ini tengah memerlukan bantuan keuangan untuk menangani 6 juta warga Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, Yordania, Suriah dan Lebanon.

Baca juga: Menlu Retno Marsudi Jawab Kemungkinan Indonesia Kirim Pasukan dan Evakuasi Warga Palestina

Adapun Indonesia terus mendorong banyak pihak untuk membantu organisasi tersebut.

“Harus ada pihak mendorong mengalirnya bantuan ke UNRWA, salah satunya Indonesia,” terangnya.

Apa itu UNRWA?

UNRWA adalah singkatan dari United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East atau Lembaga Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat.

Lembaga tersebut mengelola sekolah, layanan sosial, pusat kesehatan dan mendistribusikan bantuan makanan kepada 5,9 juta pengungsi Palestina di Gaza, Tepi Barat yang diduduki termasuk Yerusalem Timur, ditambah Lebanon, Suriah, dan Yordania.

UNRWA didirikan pada 1949 untuk membantu pengungsi Palestina setelah pembentukan negara Israel dan perang tahun 1948.

Bagaimana cara UNRWA memperoleh pendanaan?

Sebagian besar pendanaan untuk UNRWA berasal dari kontribusi sukarela dan sumbangan dari negara-negara donor.

Donor terbesar adalah Amerika Serikat, yang menyumbang USD 343,9 juta pada tahun 2022.

Adapun Jerman adalah negara penyumbang terbesar kedua dengan kontribusi USD 202,1 juta. Kedua negara ini menyumbang hampir setengah dari seluruh pendanaan UNRWA yang mencapai USD 1,17 miliar.

Apa yang UNRWA lakukan di Palestina?

UNRWA mengelola tempat penampungan bagi para pengungsi dan mendistribusikan satu-satunya akses bantuan yang diizinkan masuk oleh Israel.

Lebih dari itu, lembaga ini juga menyediakan infrastruktur dan fasilitas penting untuk kehidupan sehari-hari yang sangat kurang di Gaza akibat siklus kekerasan, pengepungan, pemiskinan yang tidak ada habisnya.

UNRWA menjalankan fasilitas kesehatan dan pendidikan di Gaza, termasuk pusat pelatihan guru dan hampir 300 sekolah dasar. Mereka juga memproduksi buku pelajaran untuk mendidik generasi muda Palestina.

Di Gaza saja, badan ini mempekerjakan sekitar 13.000 orang.

Sebagai lembaga PBB terbesar yang beroperasi di Gaza, UNRWA, berperan penting dalam upaya kemanusiaan.

UNRWA juga menjadi sasaran politis dari berbagai pihak selama bertahun-tahun.

Baca juga: Menlu Retno: Indonesia Akan Gunakan Semua Pengaruh Hadang Veto Keanggotaan Penuh Palestina di PBB

Keberadaan mereka dikritik oleh Israel karena dianggap memperkuat status warga Palestina sebagai pengungsi, dan mendorong harapan orang-orang Palestina untuk mendapatkan hak untuk kembali ke tempat mereka terusir pada 1948 atau selama perang.

Nasib para pengungsi ini telah menjadi topik utama dalam konflik Arab-Israel.

Banyak warga Palestina memimpikan kembali ke Palestina yang bersejarah, yang sebagian wilayahnya kini berada di Israel.

Sementara itu, Israel menolak klaim tersebut dan sering mengkritik pembentukan UNRWA karena mengizinkan status pengungsi diwariskan.

Bagaimana situasinya sejak invasi Israel 7 Oktober 2023?

Sejak Israel melancarkan serangan di Gaza, UNRWA adalah satu dari sedikit lembaga bantuan internasional yang masih bisa beroperasi di kawasan itu.

Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi ke selatan dan setidaknya 1,7 juta warga Palestina berlindung di fasilitas UNRWA.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan lebih dari 26.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah terbunuh sejak Israel melancarkan serangan udara dan invasi darat sebagai pembalasan atas serangan 7 Oktober.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved