Prof Gesang Nugroho Raih Guru Besar di UGM, Kembangkan Pesawat Nirawak

Dua buah pesawat nirawak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dipamerkan di Balairung UGM, Selasa (21/5/2024).

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Prof. Gesang Nugroho yang meraih Guru Besar di UGM, Selasa (21/5/2024) 

Meski masih menggunakan tingkat komponen dalam negeri besar 25-30 persen, tapi Gesang optimis pengembangan pesawat nirawak di tanah air akan terus berkembang karena diperlukan selain untuk kepentingan militer namun juga bisa digunakan untuk kepentingan pemetaan, surveilans, dan pemantauan bencana serta untuk kepentingan pemeliharaan tanaman pertanian dan perkebunan. 

“Kita mendorong perkembangan industri komponen pesawat sehingga dan industri pembuatan bodi pesawat dari komposit,” tegasnya.

Soal harga, Gesang menuturkan bahwa pesawat tanpa awak yang dikembangkannya harganya jauh lebih murah dibanding dengan pesawat UAV dari luar negeri bahkan untuk pemeliharaan dan perawatan pesawat pun bisa dilakukan di dalam negeri. 

“Harganya jauh lebih ekonomis, pesawat sekelas ini dijual di Indonesia bisa sampai Rp 3 miliar. Pesawat kita hargaya bisa dibawah Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Pada  pidato pengukuhan yang berjudul Membangun Industri Pesawat Tanpa Awak Indonesia, Prof Gesang menyampaikan bahwa teknologi Pesawat Tanpa Awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) saat ini semakin maju dan berkembang. 

Saat ini, UAV tidak hanya merupakan perangkat teknologi canggih semata, tetapi juga merupakan sebuah gebrakan revolusioner yang mengubah perspektif kita terhadap dunia. 

Mulai dari kegunaan di sektor militer hingga penerapannya dalam berbagai bidang sipil, UAV telah melangkah masuk ke setiap aspek kehidupan masyarakat dengan kecepatan yang menakjubkan.

Ia menghimbau agar masyarakat dan pemerintah mau menggunakan produk produk hasil riset bangsa sendiri.

Dengan kerja sama yang saling mendukung dan berjalan dengan baik, maka konsep Invention, Application and Utilization (IAU) akan berjalan berkesinambungan sehingga industri manufaktur akan tumbuh dan berkembang di tanah air. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved