Presiden Iran Kecelakaan

Helikopter yang Angkut Presiden Iran Alami Kecelakaan, Kondisinya Belum Diketahui

Helikopter yang membawa Presiden Iran, Ebrahim Raisi mengalami kecelakaan ketika mengunjungi daerah bagian utara, Minggu (19/5/2024)

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
MORTEZA FAKHRI NEZHAD / YJC NEWS AGENCY / AFP
Foto selebaran ini dibagikan oleh Klub Jurnalis Muda Iran (YJC) menunjukkan kandidat presiden Iran Ebrahim Raisi, selama debat ketiga yang disiarkan televisi menjelang pemilihan 18 Juni, di studio televisi Negara Iran di Teheran pada 12 Juni 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM - Helikopter yang membawa Presiden Iran, Ebrahim Raisi mengalami kecelakaan ketika mengunjungi daerah bagian utara.

Menurut CNN, kondisi Ebrahim Raisi kini masih belum diketahui, mengutip Kantor Berita Iran, IRNA, Minggu (19/5/2024).

Helikopter itu juga membawa Menteri Luar Negeri, Hossein Amir Abdollahian dan jatuh di Provinsi Azerbaijan Timur.

Kru penyelamatan, sejauh ini belum dapat mencapainya karena kondisi berkabut, menurut IRNA.

Angkatan bersenjata Iran telah berada di lokasi kecelakaan sejak Minggu dini hari, kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Bagheri.

20 tim penyelamat dan drone dikirim ke lokasi jatuhnya helikopter.

Baik Ebrahim Raisi dan Hossein Amir Abdollahian termasuk di antara sekelompok pejabat di dalam helikopter yang kembali dari upacara pembukaan bendungan di perbatasan Iran dengan Azerbaijan ketika helikopter tersebut jatuh saat mendarat di wilayah Varzaqan pada hari Minggu, lapor IRNA English.

IRNA juga melaporkan, mengutip penduduk setempat, helikopter tersebut jatuh di kawasan Hutan Dizmar antara desa Ozi dan Pir Davood.

Warga di Varzeqan utara, Provinsi Azerbaijan Timur, mengatakan mereka mendengar suara-suara dari daerah tersebut, tambahnya.

Presiden Iran terpilih Ebrahim Raisi melambaikan tangan kepada para pendukungnya usai konferensi pers di Tehran, Iran, Senin, 21 Juni 2021.
Presiden Iran terpilih Ebrahim Raisi melambaikan tangan kepada para pendukungnya usai konferensi pers di Tehran, Iran, Senin, 21 Juni 2021. (AP/ VAHID SALEMI)

Menteri Dalam Negeri Iran, Ahmad Vahidi mengatakan salah satu helikopter terpaksa melakukan pendaratan darurat karena kondisi cuaca berkabut.

“Sekarang kelompok penyelamat yang berbeda bergerak menuju daerah tersebut tetapi mengingat daerah tersebut berkabut dan cuaca serta kondisi yang tidak sesuai, mungkin diperlukan beberapa waktu sampai mereka mencapai tempat helikopter berada,” kata Vahidi dalam pidato yang disiarkan televisi yang diunggah di Telegram oleh IRNA.

Dia menambahkan bahwa telah terjadi beberapa kontak dengan penumpang di helikopter.

Akan tetapi, mengingat daerahnya agak rumit, sulit untuk melakukan kontak.

“Kami menunggu, insya Allah tim penyelamat segera mencapai lokasi kecelakaan di mana helikopter berada dan beri kami informasi lebih lanjut,” jelasnya.

“Sejak awal pemberitaan mengenai insiden helikopter Presiden ini, Pasukan Bantuan Bulan Sabit Merah dan pasukan tambahan militer serta penegak hukum telah memulai upaya luas untuk menemukan helikopter ini,” kantor berita Tasnim melaporkan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved