Presiden Iran Kecelakaan

Profil Calon Presiden Sementara Iran Pengganti Ebrahim Raisi

Dalam Konstitusi Republik Islam Iran, sosok yang menggantikan posisi Presiden apabila Presiden meninggal dunia saat menjabat adalah Wapres Pertama

|
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Iranian Vice-Presidency/AFP
Foto yang disediakan oleh Kantor Media Wakil Presiden Iran menunjukkan Wakil Presiden Mohammad Mokhber (tengah) dan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani (kedua dari kiri) menghadiri upacara peletakan batu pertama untuk proyek koneksi kereta api di penyeberangan perbatasan Shalamcheh, provinsi selatan Irak, Gubernuran Basra, pada tanggal 2 September 2023. 

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN - Dalam Konstitusi Republik Islam Iran, sosok yang akan menggantikan posisi Presiden apabila Presiden meninggal dunia saat menjabat adalah Wakil Presiden Pertama.

Hal itu sesuai dengan pasal 131 Konstitusi Republik Islam Iran.

Saat ini jabatan Wakil Presiden Pertama Iran dipegang oleh Mohammad Mokhber (68).

Mohammad Mokhber (68) diperkirakan akan menggantikan posisi Ebrahim Raisi sebagai Presiden Iran yang meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di hutan Dizmar di Provinsi Azarbaijan Timur pada Minggu (19/5/2024).

Kematian Ebrahim Raisi sudah terkonfirmasi pada Senin (20/5/2024) pagi setelah tim penyelamat menemukan puing-puing helikopter yang ditumpanginya.

Sesuai dengan Konstitusi Republik Islam Iran, Mokhber (68) akan menjadi presiden sementara Iran.

Mokhber adalah bagian dari dewan tiga orang.

Nantinya, bersama ketua parlemen dan kepala kehakiman, presiden sementara akan menggelar pemilihan presiden baru.

Pemilihan presiden baru ini akan dilaksanakan 50 hari setelah kematian presiden.

Baca juga: Pejabat dan Media Pemerintah Konfirmasi Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal Dunia

Berikut profil Mohammad Mokhber (68)

Mohammad Mokhber (68) merupakan salah satu politisi senior di Iran.

Politikus kelahiran 1 September 1955 tersebut menjadi salah satu tokoh yang dikenal dekat dengan Pemimpin Tertinggi Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.

Jabatan sebagai Wakil Presiden Pertama dipegang oleh Mokhber pada 2021 silam bersamaan ketika Raisi terpilih menjadi Presiden Iran.

Dia menjadi tokoh yang memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan akhir semua masalah negara.

Dikutip dari Kompas.com yang melansir Reuters, Mokhber adalah bagian dari tim pejabat Iran yang mengunjungi Moskwa, Rusia, pada Oktober lalu dan setuju untuk memasok rudal permukaan-ke-permukaan dan lebih banyak drone ke militer Rusia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved