PMI Asal Klaten Dikabarkan Kritis di Dubai, Ini yang Dilakukan Dinperinaker dan Dinsos Klaten
Dikabarkan, pihak keluarga pekerja migran itu saat ini tengah membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan dan pemulangan pekerja migran tersebut.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten, Jajang Prihono, saat ditemui usai rapat koordinasi tertutup di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (13/5/2024).
Adapun dari pihak keluarga yang bersangkutan meminta bantuan untuk biaya pemulangan dan pengobatan PMI tersebut.
Dikatakan, asumsi biaya pemulangan PMI tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta.
"Sebenarnya tidak masalah kalau memang secara regulasi bisa kita lakukan. Cuma karena proses keberangkatannya, maaf, ilegal, maka itu yang harus kami sikapi seperti apa. Paling tidak kami sudah ada perhatian, tinggal nanti secara teknis bagaimana, apa yang harus dilakukan dan sampai kedutaan seperti apa," papar dia.
"Tetapi kami pantau terus, karena apapun itu, dia adalah warga kami. Kami masih menunggu arahan provinsi dan pusat," tandasnya. (*)
Baca Juga
| Alasan Bupati Hamenang Belum Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN di Klaten |
|
|---|
| Dinsos Kulon Progo Kebut Amdal, Pembangunan Sekolah Rakyat Lendah Ditargetkan Selesai Awal Juni |
|
|---|
| Dinsos Bantul Siapkan Layanan Jamkesus Terpadu bagi Difabel, Kuota Tahun 2026 Capai 250 Peserta |
|
|---|
| Dinas Sosial Bantul Fasilitasi Kewirausahaan KPM Lewat Expo Prokus |
|
|---|
| 2.140 KK di Bantul Urus Reaktivasi BPJS PBI ke Pemkab Bantul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekda-Klaten-Jajang-Prihono-1352024.jpg)