Indeks Ketimpangan Gender DIY Jadi yang Terendah di Indonesia
Angka IKG DIY pada tahun 2023 mencapai 0,098, menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 0,240.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyandang predikat sebagai provinsi dengan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) terendah di seluruh Indonesia.
Angka IKG DIY pada tahun 2023 mencapai 0,098, menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 0,240.
Penurunan ini merupakan bukti nyata komitmen dan upaya berkelanjutan DIY dalam mempersempit kesenjangan gender di berbagai aspek kehidupan.
Angka ini didapatkan dari rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang disampaikan oleh Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati, Senin (6/5/2024) kemarin di Ruang Truntum, Kantor BPS Provinsi DIY, Bantul.
Herum menjelaskan, semakin kecil skor IKG di suatu daerah, maka kondisi ketimpangan gender di daerah tersebut semakin baik.
Indeks Ketimpangan Gender di Indonesia sendiri, tahun 2023 ini mengalami penurunan yang signifikan menjadi 0,142.
Hal ini menunjukkan perbaikan yang stabil dalam kesetaraan gender.
"IKG Indonesia 2023 sebesar 0,142, turun 0,012 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Perbaikan di semua dimensi menjadi faktor utama menurunnya IKG di Indonesia. Secara spasial, ketimpangan gender mengalami penurunan yang signifikan di sebagian besar provinsi di Indonesia. DIY menjadi yang terkecil," ujar Herum.
Menurut Herum, IKG di Indonesia menunjukkan peningkatan yang konsisten pada ketiga dimensi pembentuknya.
Perbaikan pada dimensi kesehatan reproduksi menunjukkan bahwa risiko potensial kesehatan reproduksi perempuan di Indonesia telah berhasil diminimalkan.
Sementara itu, dimensi pemberdayaan dan pasar tenaga kerja juga mengalami perbaikan.
IKG Indonesia pada 2023 mengalami perbaikan di sebagian besar provinsi. Secara total, 28 dari 34 provinsi mengalami penurunan pada 2023.
“Penurunan paling signifikan terjadi di DIY yang turun 0,098 poin menjadi 0,142, disusul Bali 0,082 menjadi 0,239 dan DKI Jakarta 0,064 yaitu 0,256. Perubahan IKG di provinsi-provinsi tersebut mempertegas situasi ketimpangan gender yang secara keseluruhan juga paling rendah di antara provinsi-provinsi lain di Indonesia,” kata Herum.
Sementara itu, Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi, menjelaskan penurunan ketimpangan gender terjadi di seluruh kabupaten/kota di DIY.
Penurunan terdalam di Kabupaten Sleman, termasuk Kabupaten yang memiliki IKG paling rendah dibanding kabupaten/kota lainnya.
| Sekolah Terdampak Tol Jogja–Solo, SD Nglarang Pindah ke Lahan Baru Seluas 4.800 m² |
|
|---|
| Fluktuasi Harga BBM Penyumbang Utama Inflasi DIY Pasca Momen Ramadan dan Idulfitri 1447 H |
|
|---|
| Mogok Kerja Pertama Sejak 1998, Buruh PT Taru Martani Desak Manajemen Penuhi Tiga Tuntutan |
|
|---|
| DIY Alami Inflasi Bulanan Sebesar 0,68 Persen pada Februari 2026 |
|
|---|
| Tren Konsumsi di Kota Yogyakarta Berubah, Cabai Rawit Jadi Pemicu Inflasi Februari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tugu-Golong-Gilig-atau-Tugu-Jogja-atau-Tugu-Pal-Putih.jpg)