Ganjar Kembali Tegaskan untuk Menjadi Oposisi

Ganjar Pranowo menegaskan dirinya memilih untuk menjadi oposisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo resmi membubarkan TPN Ganjar-Mahfud di Posko Teuku Umar Nomor 9, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Ganjar Pranowo menegaskan dirinya memilih untuk menjadi oposisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dengan menjadi oposisi, Ganjar menilai adalah cara terbaik baginya untuk tetap bisa mengontrol jalannya pemerintah Prabowo-Gibran.

Penegasan Ganjar untuk menjadi oposisi tersebut disampaikan langsung oleh mantan Gubernur Jawa Tengah itu dalam acara halal bihalal Lebaran pengurus Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, calon wakil presiden pendampingnya, Mahfud MD, beserta elite partai politik pengusung di Posko Teuku Umar Nomor 9, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024) malam seperti yang dikutip dari Kompas.com.

"Kita tidak akan pernah berhenti untuk mencintai republik ini, kita akan mengawal dengan benar, dan saya declare pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini,"katanya.

Ganjar mengaku sangat menghormati pemerintahan di bawah Prabowo-Gibran.

Dengan menjadi oposisi, menurut Ganjar dirinya bisa mengontrol jalannya pemerintahan sehingga bisa berjalan dengan benar.

"Saya sangat menghormati pemerintahan ini, dan kami akan melakukan kontrol dengan cara yang benar," ujar mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

Di lain sisi, dia menilai, keputusan tersebut juga disampaikan untuk menghargai moralitas politik.

Soal moralitas politik, Ganjar berpandangan bahwa cara berpolitik di Indonesia harus naik kelas.

"Dan semua sama-sama terhormat, tidak perlu saling mencibir. Karena mencibir kita yang paling benar adalah di jalur yang pas, apa itu? Jalur parlemen," kata politikus PDI-P ini.

Baca juga: Kronologi Mantan Pegawai Bank BUMN di Kebumen Edarkan Upal, Sambung Uang Palsu dengan Uang Asli

"Itulah cara yang paling bagus kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang pas untuk melakukan suatu kontrol," ucap dia.

Sementara itu di tempat terpisah, Wakil Presiden (Wapres) terpilih, Gibran Rakabuming Raka mengaku dirinya tidak mempersoalkan keputusan Ganjar Prabowo tersebut.

"Ya udah, nggak apa-apa," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/5/2024).

Gibran pun meminta Ganjar untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran setelah resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024-2029.

"Tetap mohon dikawal dari luar ya. Siapa pun itu, masukan-masukan dari dalam, dari luar, dari oposisi tetap kita tampung ya. Tidak masalah," jelasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved