Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Teknologi, Akses Pendidikan, dan Kualitas Pendidikan Jadi Fokus Disdikpora DIY
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY berupaya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh warga DIY.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY berupaya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh warga DIY.
Selain mengikuti perkembangan teknologi agar pembelajaran semakin adaptif, kemudahan akses pendidikan juga menjadi fokus Disdikpora DIY.
Kabid Perencanaan dan Pengambangan Pendidikan Disdikpora DIY, Suci Rohamdi mengatakan perkembangan teknologi mau tidak mau harus dikuasai tenaga pendidikan atau guru agar pembelajaran tidak monoton.
“Kami punya balai teknologi komunikasi pendidikan, dimana setiap tahun kami memberikan pembinaan, bimtek kepada guru, agar penggunaan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar ini dilakukan. Karena memang saat ini kita nggak bisa pakai cara-cara klasik, cara konvensional seperti dulu,” katanya dalam Ngobrolin Jogja, Kamis (02/05/2024).
Kemudaan akses pendidikan juga menjadi penting, mengingat masih ada anak-anak di DIY yang tidak sekolah.
Tidak hanya kemudahan akses pendidikan untuk pendidikan menengah dan disabilitas, tetapi juga pendidikan tinggi. Suci prihati karena angka partisipasi untuk pendidikan tinggi masih kurang.
Meski bukan menjadi kewenangan Disdikpora DIY secara langsung, namun pihaknya berupaya agar pemuda di DIY bisa mengakses pendidikan tinggi. Terlebih di DIY banyak perguruan tinggi yang berkualitas.
“Jangan sampai kita punya banyak perguruan tinggi, tapi yang masuk justru dari luar DIY. Pemuda kan menjadi urusan kita juga, Disdikpora DIY masuk melalui pendidikan tinggi untuk pemuda, saya kira ini tidak menyalahi kewenangan,” sambungnya.
Selain akses pendidikan, kualitas pendidikan juga tidak kalah penting. Untuk itu, pihaknya berupaya menghadirkan inklusivitas, keamanan, kenyamanan, kebhinekaan di lingkungan sekolah. Di sisi lain, pihaknya juga berupaya agar lulusan SMK bisa langsung terserap dunia kerja, melalui link and match dengan industri dan dunia kerja.
“Tata kelola, manajemen sekolah menjadi hal yang kami sasar juga. Pembelajara harus ada diferensiasi, tidak menyamaratakan. Setiap anak berhak untuk mendapatkan pendidikan sesuai kemampuannya. Sehingga guru bisa menempatkan pembelajaran, yang pinter harus didorong seperti apa, yang sedang dan kurang seperti apa,” paparnya.
Untuk menciptakan kualitas pendidikan yang baik di DIY, ia membutuhkan kolaborasi semua pihak. Tidak hanya dengan OPD lain di lingkungan Pemda DIY, tetapi juga masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menjelaskan sesuai dengan amanat UUD 1945, pemerintah wajib memberikan akses pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. Namun, kemiskinan di DIY masih terbilang tinggi, sekitar 11,49 persen. Angka pengangguran juga masih di atas tiga persen, sehingga harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Beasiswa, bisa menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. Namun beasiswa tersebut perlu difokuskan untuk anak dari keluarga miskin. Pelibatan pihak swasta untuk memberikan beasiswa bisa menjadi alternatif.
“APBD DIY untuk pendidikan itu sudah lebih dari 20 persen, tetapi kalau hanya mengandalkan APBD atau Dana Keistimewaan ya tidak cukup. Pihak bekerja sama dengan swasta, BUMD, BUMN yang ada di Jogja bisa membantu, dan sangat mungkin. Siapa yang diprioritaskan? Yang 11 persen miskin tadi,” jelasnya.
| Dispar DIY Luncurkan Calender of Event, Sport Tourism Terus Dieksplor |
|
|---|
| Film 1 Kakak 7 Ponakan, Drama Keluarga yang Hangat di Penutupan JAFF 2024 |
|
|---|
| Festival Angkringan Yogyakarta 2024: Angkat Kuliner Ikonik dengan Sentuhan Modern |
|
|---|
| Formulasi Kenaikan UMP Mestinya Disesuaikan dengan Kondisi Daerah |
|
|---|
| Pemda DIY Ikuti Penjurian Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Teknologi-Akses-Pendidikan-dan-Kualitas-Pendidikan-Jadi-Fokus-Disdikpora-DIY.jpg)