WAWANCARA EKSKLUSIF

Bincang Bareng Pak SBY : Tiga Hal Tentang LavAni

Tribun Jogja berkesempatan mewawancarai secara khusus pendiri LavAni yang juga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhono atau SBY.

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
Tangkapan layar
Tribun Jogja saat mewawancarai Susilo Bambang Yudhoyono 

Karena LavAni organisasi pembinaan, beda dengan sebagian yang ikut Proliga ini, hanya menggunakan atau tinggal menggunakan, sementara kami membina, membina betul dari bawah dari SMP SMA dan Alhamdulillah pada saatnya kami gunakan juga.

Kita flashback sedikit, Pak SBY mendirikan LavAni. Kenapa Pak SBY memilih voli, bukan sepak bola atau yang lain?

Ada riwayatnya, ada ceritanya. Saya sering mengatakan kalau bicara LavAni itu bicara tiga hal.

Satu tentang cinta.

Waktu itu saya sangat bersedih karena belahan jiwa saya Ibu Ani berpulang ke Rahmatullah.

Oleh karena itulah untuk mengekspresikan cinta dan kasih sayang saya kepada almarhumah, saya bentuklah klub bola voli yang saya beri nama LavAni, love Ani, cinta Ani, itu pertama tentang cinta.

Nah yang kedua tentang visi bagaimanapun LavAni ingin menjadi bagian untuk lebih mengembangkan olahraga bola voli di negeri kita.

Kami punya visi besar, punya mimpi-mimpi besar LavAni berkontribusi agar klub Indonesia, tim Indonesia berjaya, bukan hanya berlaga, bukan hanya di Asia Tenggara seperti sekarang ini.

Alhamdulillah, tapi juga nanti di Asia dan Insya Allah, pada saatnya, mengapa tidak kalau kita bisa berpartisipasi pada ekompetisi tingkat dunia. Jadi kita bicara tentang visi.

Nah yang ketiga setelah bicara tentang cinta, tentang visi, bagaimanapun saya senang kalau LavAni terus berprestasi karena tentu menjadi kebahagiaan tersendiri mendirikan klub bola voli, melatih mendidik anak-anak muda kita kalau kita juga bisa meraih prestasi-prestasi apapun baik di negeri sendiri maupun di luar negeri.

Jadi itulah kalau saya bicara sejarah singkat mengapa saya mendirikan LavAni, saya sendiri pemain voli dulunya di SMA di Pacitan, di Akademi Militer bahkan karena suka sekali voli.

Waktu menjadi Presiden pun masih bermain voli.

Nah tentu itu yang saya senangi, passion saya di situ, bukan berarti tidak menyukai sepak bola, bulu tangkis semua juga saya senang dan tentu harus maju semuanya. (xna/rbt)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved