Pilkada Kota Yogyakarta 2024

Meski Punya 11 Kursi, PDIP Kota Yogyakarta Buka Opsi Koalisi di Pilkada 2024

Berbekal torehan tersebut, partai berlambang banteng moncong putih itu otomatis bisa mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sendiri di

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Azka Ramadhan
Jajaran DPC PDIP Kota Yogya saat memberikan keterangan pers terkait pembukaan pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota, Senin (29/4/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PDI Perjuangan sukses meraup 11 kursi DPRD Kota Yogyakarta, selaras hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 beberapa waktu lalu.

Berbekal torehan tersebut, partai berlambang banteng moncong putih itu otomatis bisa mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sendiri di Pilkada 2024 mendatang.

Sebagai informasi, untuk mengusung paslon di pemilihan kepala daerah Kota Yogyakarta, setidaknya dibutuhkan 8 kursi dari parpol atau gabungan parpol.

Baca juga: PSS Sleman vs Persib Bandung, Jangan Bergantung ke Tim Lain Tentukan Nasib Sendiri

Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, mengatakan, kemenangan di Pileg tentu menjadi modal berharga menghadapi Pilkada 2024.

"Di tingkat Kota Yogya, PDIP menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung sendiri, untuk pasangan calon wali kota dan wakil," ujarnya, Senin (29/4/2024).

"Tapi, PDIP tetap membuka ruang dialog, baik dengan partai politik, ormas, maupun tokoh agama dan masyarakat di Kota Yogyakarta," urai Eko.

Bukan tanpa alasan, ia memandang, dalam upaya membangun Kota Yogya, pihaknya tidak bisa seorang diri dan dibutuhkan masukan dari luar.

Tidak sebatas faktor kepentingan, menurutnya, dialog dan komunikasi harus dipandu kehendak politik untuk menyelesaikan problem-problem kerakyatan.

"Parpol lain juga pasti membuka diri untuk berdialog. Apalagi, hanya PDIP yang bisa mengusung calon sendiri, partai lain harus berkoalisi," katanya.

Lebih lanjut, Anggota DPRD DIY tersebut menyampaikan, sejauh ini komunikasi politik sudah digulirkan dengan deretan partai politik lain di Kota Yogyakarta.

Hanya saja, ia enggan membeberkan dengan siapa saja PDIP menjalin penjajakan informal sebagai persiapan menjelang Pilkada 2024.

"Komunikasi politik sudah dilakukan dan akan terus dilakukan. Pada saatnya nanti akan kami sampaikan. PDI membuka diri untuk menjalin komunikasi sebagai proses menuju pendulangan bakal calon," pungkasnya. (aka)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved