Lebaran 2024

Pelaku Wisata di Kulon Progo Diminta Terapkan Tarif Wajar Selama Libur Idulfitri

Memasuki hari kedua Idulfitri, masyarakat mulai memanfaatkan waktu liburan untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kulon Progo.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Daftar harga dari salah satu kios yang ada di Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Kamis (11/04/2024). Para pelaku wisata diimbau menerapkan tarif wajar selama libur Idulfitri. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Memasuki hari kedua Idulfitri, masyarakat mulai memanfaatkan waktu liburan untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kulon Progo. Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo pun telah menyiapkan berbagai antisipasi.

Salah satunya terkait penerapan tarif dan harga. Kepala Bidang Pemasaran, Dispar Kulon Progo, Saryanto mengimbau para pelaku wisata tidak memasang tarif yang merugikan wisatawan.

"Kami imbau para pelaku wisata hingga pedagang memasang tarif yang wajar selama libur Idulfitri," katanya pada Kamis (11/04/2024).

Tarif yang dimaksud meliputi harga makanan, minuman, fasilitas hingga jasa yang diberikan pada para wisatawan. Mereka pun diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan lokasi wisata

Para pelaku wisata juga diharapkan agar mampu memberikan pelayanan maksimal dan berkualitas pada wisatawan. Terutama selama libur Idulfitri ini.

"Kami pun sudah berkomunikasi dengan para pelaku wisata hingga petugas terkait hal ini," ujar Saryanto.

Adapun Dispar Kulon Progo akan melakukan pemantauan terkait situasi libur Idulfitri. Termasuk mengantisipasi munculnya permasalahan terkait aktivitas wisata.

Saryanto mengatakan pihaknya menerjunkan tim-tim kecil ke berbagai lokasi wisata untuk melakukan pemantauan tersebut. Begitu juga memberikan teguran jika ada yang masih abai.

"Persiapan libur Idulfitri ini juga sudah kami lakukan lewat rapat koordinasi bersama pihak terkait," jelasnya.

Menurut Saryanto, pihaknya tidak memasang target khusus untuk angka kunjungan hingga perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari libur Idulfitri. Namun ia yakin akan meningkat jika dibandingkan libur Idulfitri tahun lalu.

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Ni Made Dwipanti Indrayanti juga mengimbau agar pelaku wisata menyampaikan tarif dan harga secara transparan. Mereka juga diminta untuk tidak memasang harga di luar kewajaran.

"Jangan sampai memunculkan citra buruk bagi pariwisata di Kulon Progo," kata Made.
 

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved