Jelang Lebaran, Harga Bunga Mawar Tabur di Pasar Rejowinangun Magelang Meroket

Harga bunga mawar tabur di pasar tersebut ikut meroket bahkan hingga tujuh kali lipat dibandingkan waktu normal.

Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie
Pedagang bunga mawar tabur di Pasar Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Menjelang Lebaran, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada barang kebutuhan pokok, melainkan juga pada komoditas bunga mawar tabur.

Hal itu terlihat di Pasar Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Harga bunga mawar tabur di pasar tersebut ikut meroket bahkan hingga tujuh kali lipat dibandingkan waktu normal.

Momentum itu dimanfaatkan pedagang musiman yang sengaja datang dari luar wilayah untuk berjualan di Magelang.

Tri Asih (41), penjual bunga mawar dari Bandungan, Kabupaten Semarang mengaku datang bersama saudaranya untuk berjualan bunga di Pasar Rejowinangun.

“Kami sengaja memanfaatkan Lebaran ini jualan di sini,” kata Tri kepada wartawan di Pasar Rejowinangun Magelang, Senin (8/4/2024).

Bunga mawar dijual dalam keranjang ukuran kecil, sedang, dan besar.

Baca juga: Libur Lebaran Jadi Momentum Pendongkrak Pariwisata Kota Yogya, Pemkot Target Length of Stay 1,8 Hari

Untuk keranjang kecil di hari biasa dihargai Rp 5 ribu namun menjelang Lebaran harganya bisa mencapai Rp 35 ribu.

Kemudian untuk ukuran keranjang sedang sekarang di harga Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu.

Sementara untuk keranjang besar dipatok Rp 350 ribu di mana saat hari normal dihargai Rp 150 ribu.

“Harga mengalami kenaikan. Ini bunga dari Bandungan,” ujar dia.

Adapun untuk bunga mawar di Pasar Rejowinangun dipasok dari wilayah Pakis, Kabupaten Magelang dan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Pedagang lainnya, Juana (52), warga Pakis, Kabupaten Magelang mengungkapkan, meski ada kenaikan, namun harganya terhitung lebih murah jika dibandingkan Lebaran tahun lalu.

“Tahun kemarin (Lebaran 2023) sampai Rp 400 ribu (keranjang besar), namun tahun ini yang ukuran besar Rp 350 ribu. Terus ini hari-hari biasa Rp 150 ribu,” ucap pedagang asal Pakis, Magelang ini. (tro)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved