Berita Kota Yogya Hari Ini

Sebanyak 200 Ustaz dan Ustazah di Kota Yogyakarta Terima Bantuan Insentif

Sebanyak 200 ustaz dan ustazah, atau guru ngaji di Kota Yogyakarta menerima bantuan insentif dari Pemkot dan Kantor Kementerian Agama

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Pemkot Yogyakarta
Pj Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, menyerahkan bantuan insentif pada perwakilan ustaz dan ustazah. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 200 ustaz dan ustazah, atau guru ngaji di Kota Yogyakarta menerima bantuan insentif dari Pemkot dan Kantor Kementerian Agama setempat, Rabu (3/4/2024).

Bantuan tersebut, menyasar para ustaz dan ustazah yang selama ini berkecimpung di pondok pesantren, Madrasah Diniyah, maupun Lembaga Pendidikan Al-Quran di Kota Yogyakarta.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, mengatakan, insentif ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah pada lembaga pendidikan keagamaan di wilayahnya.

Baca juga: Merapi, Marapi, Semeru, dan Gunung Dukono Beruntun Erupsi Hari Ini

Menurutnya, dedikasi serta keikhlasan para ustaz dan ustazah dalam memberikan bekal ilmu keagamaan pada generasi muda tak perlu diragukan lagi.

"Semoga, pemberian bantuan ini, walaupun jumlahnya tidak seberapa, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

"Bagaimanapun ustaz dan ustazah ini merupakan garda terdepan dalam mendidik anak bangsa, terkait pendidikan keagamaan," imbuh Singgih.

Ke depan, ia berharap, ustaz dan ustazah di Kota Yogyakarta tidak sebatas memberikan edukasi mengenai keagamaan kepada anak-anak saja.

Tetapi, turut terlibat secara aktif dalam menanamkan etika dan attitude terkait kehidupan sehari-hari, dengan porsi yang lebih banyak.

"Sehingga, anak-anak di Kota Yogya tumbuh dengan jiwa yang sopan dan santun," ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta,  Nadhif, menanbahkan, total bantuan insentif yang digelontorkan sejumlah Rp200 juta dan disalurkan dalam bentuk tabungan.

Menurutnya, besaran bantuan di tahun 2024 ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan 2023 lalu, yang berada di kisaran Rp150 juta.

"Harapannya, di tahun-tahun mendatang bisa naik lagi. Sehingga, ustaz dan ustazah bisa semakin aktif membantu program pemerintah sesuai tupoksinya masing-masing," cetusnya. (aka)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved