Gempa Taiwan

GEMPA TAIWAN: Puluhan Orang Terjebak di Gedung yang Miring

Berdasarkan data Departemen Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan (NFA), empat warga tewas dalam gempa bumi bermagnitudo 7,5 tersebut.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TVBS/AP via CNN
Gempa di Taiwan pagi ini membuat bangunan ambruk 

TRIBUNJOGJA.COM, TAIWAN - Berikut update terkini kondisi kota Hualien yang terdampak parah gempa bumi bermagnitudo 7,5 (sebelumnya disebut 7,2) pada Rabu (3/4/2024) pagi.

Berdasarkan data Departemen Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan (NFA), empat warga tewas dalam gempa bumi bermagnitudo 7,5 tersebut.

Sementara 57 orang lainnya mengalami luka-luka.

Gempa yang berpusat di lepas pantai sekitar pukul 08.00 waktu setempat (00.00GMT) tersebut juga menyebabkan puluhan gedung runtuh dan beberapa di antaranya dalam posisi miring.

Sebanyak 20 orang terjebak di gedung-gedung yang posisinya miring tersebut.

Kondisi gedung-gedung yang miring akibat gempa ditayangkan di sejumlah stasiun televisi di Taiwan.

Sementara salah seorang warga bernama Chang Yu-Lin mengaku getaran gempa terasa cukup keras.

"Rasanya seperti rumah akan roboh,” kata Chang Yu-Lin, pekerja rumah sakit Taipei berusia 60 tahun dikutip dari Tribunnews.com yang melansir Reuters, Rabu(3/4/2024).

Baca juga: Update Gempa Taiwan: 4 Orang Meninggal Dunia, Presiden Taiwan Unggah Pesan via Facebook

Pascagempa utama, gempa susulan sudah terjadi puluhan kali.

Total ada 25 gempa susulan yang terekam oleh Badan Cuaca Pusat Taiwan.

Selain dirasakan di wilayah Taiwan, getaran gempa juga terasa hingga wilayah provinsi Fujian, Tiongkok serta Shanghai.

Pemerintah kota Taipei mengatakan belum menerima laporan kerusakan besar dan MRT di kota itu. MRT sempat terganggu namun langsung beroperasi kemudian setelah gempa terjadi.

Operator listrik Taipower mengatakan lebih dari 87.000 rumah tangga di Taiwan masih tanpa aliran listrik, dan menambahkan bahwa dua pembangkit listrik tenaga nuklir di negara tersebut tidak terkena dampak gempa.

Operator kereta api berkecepatan tinggi Taiwan mengatakan tidak ada kerusakan atau cedera yang dilaporkan pada keretanya, namun mencatat bahwa kereta akan tertunda saat mereka melakukan inspeksi.

Dampak gempa juga memicu terjadinya gelombang tsunami kecil di bagian selatan prefektur Okinawa, dan kemudian menurunkan peringatan tsunami sebelumnya menjadi peringatan.

Ini menempatkan kekuatan gempa sebesar 7,7.

Badan Seismologi Filipina juga mengeluarkan peringatan bagi warga di wilayah pesisir beberapa provinsi, mengimbau mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved