Mudik Lebaran 2024

Sejumlah Skema Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Dishub DIY Selama Masa Arus Mudik Lebaran 2024

Dishub DIY memperkirakan, pemudik yang akan masuk ke wilayahnya mencapai 11,7 juta orang, menggunakan berbagai moda transportasi.  

|
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Kendaraan pemudik melintas turun dari Gunungkidul menuju Yogyakarta, Selasa (25/04/2023). 

"Bus Pariwisata/Wisatawan dari arah Imogiri menuju Mangunan/Becici, maka pulang, melalui Simpang Patuk-Piyungan. Kendaraan Kecil/Mobil Pribadi/Motor diperbolehkan 2 arah (Pengecualian)," jelasnya.

Adapun MRLL untuk kelancaran lalu lintas Jalur Patuk - Tujuan HEHA/Pengger/Becici pada simpang empat Patuk yakni bus pariwisata/ wisatawan dari arah Jogja menuju Heha/Pengger/Mangunan dilarang belok kanan, tetapi memutar di Jembatan Kalipenthung.

"Bus Pariwisata/ Wisatawan Dari Arah Kalipenthung & Wonosari Menuju Pengger/Becici/ Mangunan dapat langsung belok kiri dan Kendaraan Kecil / Mobil Pribadi diperlakukan sama jika lalu lintas padat," terangnya.

Tak hanya rekayasa lalu lintas, Dishub DIY juga menyiapkan kebijakan pembatasan angkutan barang masuk ke DIY agar meminimalisasi tumpukan kendaraan. Pembatasan diberlakukan pada jalur tol dan non tol.

Jam operasional pembatasan yakni pada 5 April 2024 pukul 09.00 sampai 16 April 2024 pukul 08.00 WIB untuk jalur tol.

Lalu pada 5 April 2024 pukul 09.00 sampai 16 April 2024 pukul 08:00 WIB untuk jalur non tol.

"Jenis angkutan barang yang dibatasi yakni mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut tanah, pasir, batu, bahan tambang, dan bahan bangunan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved