BI Perwakilan DIY Buka Layanan Penukaran Uang Hingga ke Kulon Progo

Pelaksana Unit Implementasi Pengelola Uang Rupiah, BI Perwakilan DIY, Azman Yattaqi, mengatakan layanan dibuka lewat mobil kas keliling.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Antrean warga yang hendak menukar uang lewat layanan Mobil Kas Keliling Bank Indonesia di Alun-alun Wates, Kulon Progo, Selasa (26/03/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY membuka layanan penukaran uang baru bagi masyarakat menjelang Idulfitri 1445 H/ 2024 tahun ini.

Layanan pun dibuka ke seluruh kabupaten/kota di DIY.

Seperti pada Selasa (26/03/2024) ini, layanan penukaran uang tersebut dibuka di area Alun-alun Wates.

Pelaksana Unit Implementasi Pengelola Uang Rupiah, BI Perwakilan DIY, Azman Yattaqi, mengatakan layanan dibuka lewat mobil kas keliling.

"Kami buka layanan untuk 100 orang dalam antrean di Kulon Progo hari ini, dengan penukaran uang maksimal Rp4 juta per orang," ujar Azman.

Menurutnya, ada sekitar 9 unit kendaraan kas keliling yang disediakan.

Kegiatan penukaran uang pun dijadwalkan sebanyak 8 kali, sejak 25 Maret hingga 2 April 2024.

Warga yang ingin menukarkan uang wajib mendaftat terlebih dahulu lewat situs www.pintar.bi.go.id.

Azman menjelaskan skema ini dibuat agar proses penukaran uang lebih teratur.

"Setelah mendaftar, masyarakat nanti tinggal datang ke lokasi penukaran sesuai jadwal yang ditentukan," jelasnya.

Namun Azman tak menampik jika animo masyarakat sangat tinggi untuk melakukan penukaran.

Itu sebabnya, bank-bank umum juga digandeng untuk membuka layanan penukaran uang langsung di lokasi.

Selain itu, disiapkan pula mobil kas keliling di Pura Pakualaman, Kota Yogyakarta.

Khusus di sana, masyarakat bisa datang langsung untuk menukar uang tanpa harus mendaftar terlebih dahulu.

"Namun untuk yang langsung datang ini tetap dibatasi kuotanya sebanyak 100 orang, begitu juga di loket bank umum," kata Azman.

Ia mengatakan BI mengeluarkan uang dengan total senilai Rp5,5 triliun selama Ramadan hingga Idulfitri.

Sebanyak Rp4,5 triliun merupakan uang kartal baru yang siap diedarkan, sedangkan Rp1 triliun untuk transaksi antar bank umum hingga pengisian mesin ATM.

Salah satu warga Kulon Progo yang hendak menukar uang adalah Novia Anjani.

Sayangnya, ia tidak bisa melakukan penukaran lantaran kuota pendaftaran sudah penuh.

"Nanti saya coba menukar uang di bank lain, atau sampai ke Pura Pakualaman sana biar dapat," kata Novia.(*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved