Tips dan Cara

Ini Kerusakan yang Terjadi saat Sepeda Motor Terendam Banjir dan Cara Mengatasinya

Kerusakan yang terjadi saat sepeda motor terendam banjir bisa bervariasi tergantung pada seberapa dalam airnya, seberapa lama motor tersebut terendam.

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Seorang pengendara sepeda motor menerobos banjir yang melanda Desa Bener, Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten, Jumat (17/2/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM - Cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi dan intensitas yang lama berpotensi menyebabkan banjir.

Selain berdampak rumah, bangunan dan lingkungan, salah satu dampak yang terjadi adalah kerusakan pada sepeda motor, baik yang terendam air ketika terparkir ataupun yang nekat menerobos banjir.

Kerusakan yang terjadi saat sepeda motor terendam banjir bisa bervariasi tergantung pada seberapa dalam airnya, seberapa lama motor tersebut terendam, dan seberapa baik motor tersebut dirawat sebelumnya.

Berikut beberapa kerusakan yang umum terjadi saat motor terendam banjir dan cara mengatasinya :

1. Kerusakan Mesin


Air yang masuk ke dalam mesin dapat merusak bagian-bagian internal seperti piston, silinder, dan ruang bakar.


Cara mengatasinya adalah dengan membongkar mesin, membersihkan dan mengeringkannya secara menyeluruh. Kemudian, ganti oli mesin, filter oli, dan filter udara. Pastikan tidak ada air yang tersisa di dalam sistem.


Baca juga: Lakukan Pengecekan Sebelum Mudik, Ini Gejala Mobil Perlu Servis Spooring dan Balancing

2. Sistem Kelistrikan dan Elektronik


- Kontak air dapat menyebabkan korsleting dan kerusakan pada sistem listrik seperti kiprok, CDI, dan koil.


Cara mengatasinya adalah dengan mengeringkan semua komponen listrik, membersihkannya, dan memeriksa apakah ada komponen yang rusak. Yang rusak perlu diganti.


- Selain itu, komponen-komponen seperti lampu, klakson, dan sakelar bisa mengalami kerusakan jika terendam air.


Cara mengatasinya adalah dengan mengeringkan semua kabel dan komponen listrik, serta memeriksa setiap komponen untuk melihat apakah ada yang perlu diganti.


- Komponen seperti sensor-sensor elektronik atau sistem injeksi bahan bakar elektronik dapat mengalami kerusakan jika terkena air.


Selain mengeringkan dan membersihkan komponen tersebut, terkadang perlu melakukan reset atau kalibrasi setelah membersihkan.

3. Sistem Bahan Bakar:

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved