5 Kecamatan di Purworejo Mulai Panen Padi Musim Tanam Pertama

kecamatan di Kabupaten Purworejo yang sudah mulai panen padi. Antara lain Kecamatan Ngombol, Grabag, Purwodadi,

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Dewi Rukmini
Seorang warga Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, wasedang menjemur gabah hasil panennya, Senin (18/3/2024). 

Petani Diminta Lakukan Percepatan Tanam


Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini


TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, menyebut setidaknya ada sekitar 5 kecamatan di Kabupaten Purworejo yang sudah mulai panen padi. Antara lain Kecamatan Ngombol, Grabag, Purwodadi, Banyuurip, dan Bayan. 

"Kecamatan Purwodadi sudah mulai panen tapi beberapa kena musibah roboh karen hujan angin. Sedangkan di Kecamatan Banyuurip dan Bayan baru mulai panen Minggu ini. Sekarang mungkin baru mulai 10-15 persen," ucap Hadi. 


Hadi menuturkan, meski beberapa tanaman di Kecamatan Purwodadi terkena musibah roboh karena hujan angin. Akan tetapi masih dalam kondisi aman sehingga tetap bisa dipanen.

Baca juga: Cerita Petani Padi Purworejo Masuk Masa Panen Musim Tanam Pertama


"Panen kali ini hitungannya sukses tapi karena terlambat (tanam), jadi ada kehilangan waktu tanam. Sehingga produksi padi di Purworejo turun, karena di Jawa Tengah juga mengalami penurunan," paparnya.


Oleh karena itu, Hadi menyampaikan dalam waktu dekat akan ada upaya perluasan tanam di lahan kurang produktif. Yakni lahan yang hanya tanam sekali akan diusahakan bisa menanam dua kali dengan cara pompanisasi, agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan. 


Adapun upaya tersebut dikatakan program pemerintah pusat berkerja sama dengan Kodim dan Dinas Pertanian terkait. 


Lebih lanjut, pihaknya menuntut para petani yang sudah panen padi untuk melakukan percepatan tanam. Langkah itu diambil untuk menutup atau mengejar jadwal pertanaman yang sempat tertunda. 


"Jadi begitu selesai panen, lahan langsung diolah. Kalau perlu tidak usah ada jarak, jadi langsung diolah agar segera ditanami lagi. Mengingat saa

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved