Rombongan Study Tour Pelajar Dongkrak Okupansi Hotel di DIY
Selain karena memiliki banyak wisata edukasi, jarak tempuh hingga harga di DIY masih memadai untuk rombongan sekolah.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan pelajar yang melakukan study tour di DIY mendongkrak okupansi hotel di DIY.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan rombongan pelajar mulai berdatangan ke DIY sejak dua pekan lalu.
Menurut dia, kedatangan rombongan baik itu pelajar maupun instansi ke DIY menjelang Ramadan adalah hal biasa.
"Memang sudah biasa, menjelang Ramadan banyak rombongan sekolah, instansi datang ke DIY. Tetapi mayoritas memang rombongan pelajar," katanya, Rabu (06/03/2024).
Ia menyebut kedatangan rombongan pelajar cukup mendongkrak okupansi hotel di DIY.
Ia mencatat okupansi hotel di DIY saat ini berkisar 40-60 persen. Menurut dia, capaian tersebut cukup membantu perhotelan di DIY.
Pasalnya okupansi hotel bakal anjlok selama bulan Ramadan.
"Maret nanti, selama Ramadan okupansi anjlok. Meningkat lagi saat libur Idulfitri, biasanya rombongan keluarga. Akhir April sampai Juni nanti banyak rombongan sekolah lagi. Tetapi peak season untuk rombongan sekolah kemungkinan di Mei," ujarnya.
Plh Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) DIY, Edwin Ismedi Himna, menerangkan DIY masih menjadi tujuan prioritas selain Bali.
Selain karena memiliki banyak wisata edukasi, jarak tempuh hingga harga masih memadai untuk rombongan sekolah.
Di sisi lain, kemacetan lalu lintas di DIY masih relatif terkendali jika dibandingkan daerah lain, seperti Bandung, Jawa Barat.
"Kalau anak sekolah hampir semua dipastikan berkunjung ke Jogja, terutama Pulau Jawa. Destinasi juga bisa bersaing dengan daerah lain. Kalau dibandingkan dengan daerah lain di Jawa seperti Malang atau Jawa Barat, Jogja masih punya kelebihan. Kalau macet, Bandung masih jauh lebih parah macetnya," terangnya.
"Hanya bagaimana kita mempertahankan saja, biar nggak ada sesuatu hal negatif yang membuat mereka tidak datang," imbuhnya. (*)
| Okupansi Hotel di DIY Belum Merata Selama Masa Libur Nataru |
|
|---|
| PHRI Bantul Sebut Okupansi Hotel Saat Libur Nataru 2025/2026 Tak Setinggi Tahun Lalu |
|
|---|
| Hunian Hotel di DIY Capai 80 Persen, Kunjungan Wisatawan Mulai Tersebar |
|
|---|
| Wujud Empati Pascabencana, Hotel dan Resto DIY Rayakan Tahun Baru Tanpa Kembang Api |
|
|---|
| Okupansi Hotel di DIY Capai 80 Persen pada Momen Libur Natal 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tugu-Pal-Putih-atau-Tugu-Golong-Gilig.jpg)