Okupansi Hotel di DIY Capai 80 Persen pada Momen Libur Natal 2025
Pada periode 25 hingga 28 Desember 2025, rata-rata okupansi hotel di DIY sekitar 70 sampai 80 persen.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta memang masih menjadi destinasi wisata favorit wisatawan, khususnya pada momen libur Natal 2025.
Tingginya kunjungan wisatawan ke DIY berdampak positif bagi okupansi hotel di DIY.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan pada periode 25 hingga 28 Desember 2025, rata-rata okupansi hotel di DIY sekitar 70 sampai 80 persen.
"Untuk wilayah Malioboro bisa mencapai 90 persen (okupansi hotel di Malioboro)," katanya, Senin (29/12/2025).
Deddy menyebut okupansi tertinggi terjadi pada 26 Desember 2025, mencapai 85 hingga 90 persen.
Wisatawan domestik yang menginap di DIY mayoritas berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, dan Kalimantan Timur.
Baca juga: Mulai 1 Januari 2026, Seluruh Depo di Kota Yogyakarta Tak Menerima Sampah Organik
Tidak hanya domestik, wisatawan mancanegara pun turut menghabiskan momen Natal di DIY, seperti Malaysia, Singapura, Australia.
"Lama tinggalnya dua hari," terangnya.
Ia pun meminta wisatawan yang ingin menginap di DIY untuk melakukan reservasi terlebih dahulu.
Tujuannya agar wisatawan mendapatkan kepastian kamar hotel dan tidak menambah kepadatan lalu lintas karena berputar-putar mencari hotel.
"Reservasi tanggal 30 dan 31 Desember 2025 baru 20 sampai 45 persen. Semoga bisa naik okupansinya, karena saat ini trennya wisatawan langsung datang ke hotel tanpa reservasi dahulu. Kami sarankan tetap reservasi," imbuhnya. (*)
| Sleman Raup PAD Pariwisata Rp103 Miliar di Triwulan 1: Penerimaan Pajak Resto Naik, Hotel Turun |
|
|---|
| Dua Musisi Asal Tunisia Suguhkan Perpaduan Musik Prancis dan Arab di Hotel Tentrem Yogyakarta |
|
|---|
| Konsep Hotel Bubble untuk Asrama Haji DIY Diklaim Mampu Hemat Anggaran hingga Rp1,2 Triliun |
|
|---|
| Royal Ambarrukmo Yogyakarta Lolos Surveillance Audit Hotel Bintang Lima |
|
|---|
| Persiapan Hotel Sebagai Asrama Haji DIY di Kulon Progo: 1 Kamar Diisi 3 Jemaah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-PHRI-DIY-Deddy-Pranowo-Eryono-1682024.jpg)