Buka PKM dan Madrasah Fest Tingkat DIY, Kakanwil: Ajang Tepat Pembuktian Pancaprestasi Madrasah

Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan Madrasah Fest Tingkat DIY dinilai menjadi ajang tepat pembuktian Pancaprestasi Madrasah.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Pembukaan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan Madrasah Fest Tingkat DIY, Rabu (6/3/2024) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan Madrasah Fest Tingkat DIY dinilai menjadi ajang tepat pembuktian Pancaprestasi Madrasah.

Yakni Prestasi Akademik, Akhlak Mulia, Ketrampilan, Seni dan Olahraga, dan Budaya Sosio Kultural.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr Masmin Afif, menandaskan hal itu saat membuka PKM dan Madrasah Fest Tingkat DIY, Rabu (6/3/2024) yang digelar di Madrasah Integrasi Sleman yaitu komplek MTsN 6, MAN 3 dan MIN 1 Sleman.

Hadir pula Kabid Pendidikan Madrasah Abd Suud, jajaran Kakankemenag Kabupaten/Kota, Ketua Tim pada Bidang Penmad, Ketua Panitia PKM Edi Triyanto dan tamu undangan lainnya.

“Madrasah saat ini terus mengikuti perkembangan zaman dan menebar prestasi tiada henti,” ungkap Kakanwil.

Ia menjelaskan, pendidikan mampu memaksimalkan sisi khas manusia dan mengembangkan berbagai potensi luar biasa.

“Salah satu rekomendasi Rapat Kerja Nasional, yang ditindaklanjuti melalui Rapat Kerja Wilayah dan diterjemahkan melalui Rapat Kerja Bidang Pendidikan Madrasah, saat ini kita dituntut menyediakan layanan pendidikan inovatif dan transformatif,” jelas Masmin Afif.

“PKM dan Madrasah Fest, menjadi ajang menyiapkan generasi-generasi juara. Jiwa muda yang kompetitif, tidak hanya mengejar juara atau piala, tetapi menumbuhkan kompetisi yang sehat,” lanjutnya lagi.

“Manfaat yang diperoleh yakni meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri, kreatifitas, terus semangat berjuang, memiliki karakter baik, membangun koneksi dan track record yang positif, serta mendapatkan kejuaraan,” pungkasnya.

Ditambahkan Kabid Penmad Abd. Suud, PKM dan Madrasah Fest bertujuan mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga dan seni, sebagai wadah penyaluran minat dan bakat seni, dan memberikan penghargaan sesuai minat bakat,” ujarnya.

Menurut Ketua Panitia PKM, Edi Triyanto, ajang ini diikuti 1.256 peserta yang terbagi dalam 42 cabang lomba. “Melibatkan 126 dewan juri dan 42 panitera,” terangnya.

Ajang pembukaan diwarnai penampilan Tari Mangastuti dari siswa MAN 3 Sleman, Tari Saman siswa MTsn 6 Sleman dan instrumen biola siswi MIN 1 Sleman. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved