Berita Sleman Hari Ini

Produksi Ikan Konsumsi di Sleman Tinggi, Kebutuhan Tercukupi

DP3 Kabupaten Sleman membukukan realisasi hasil produksi ikan konsumsi di Sleman mencapai 55.045,57 ton pada tahun 2023.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono (tengah) panen ikan nila di Pokdakan Mina Djoeragan Empang, Tegalan, Sidomoyo, Godean, Selasa (5/3/2024) . 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Prospek budidaya ikan konsumsi di wilayah Bumi Sembada dinilai masih cukup bagus.

Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman membukukan realisasi hasil produksi ikan konsumsi di Sleman mencapai 55.045,57 ton pada tahun 2023.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat. 

"Prediksi kami di tahun 2024 bisa sebesar 55.253,98 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan ikan konsumsi di Sleman," kata Kepala DP3 Kabupaten Sleman , Ir. Suparmono, Selasa (5/3/2024). 

Menurut dia, kebutuhan ikan konsumsi di Sleman sebesar 40.854,91 ton.

Adapun tingkat konsumsinya tercatat di angka 37,21 kilogram/ kapita per tahun.

Dengan demikian, jumlah produksi yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Tingginya produktivitas ikan di Sleman tersebut tidak lepas dari penerapan teknologi saat proses budidaya.

Satu di antaranya menggunakan kincir air di lokasi kolam budidaya atau dikenal dengan istilah Sibudidikucir. 

Penerapan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktifitas kolam budidaya ikan .

Peningkatan produktivitas dicapai dengan penambahan kincir yang mengaduk dan merotasi air di kolam. 

"Pengadukan dan rotasi air kolam menjadikan kualitas air kolam mampu mendukung pertumbuhan ikan. Meskipun ditebar dengan kepadatan tinggi," kata Suparmono. 

Baca juga: Warga Desa Klampok Gunungkidul Membangun Peluang Budidaya Ikan Lele untuk Kemandirian Ekonomi

Rata-rata padat tebar budidaya ikan sistem sibudidikucir adalah 40 ekor per meter persegi dengan ukuran ikan 50 ekor per kg atau sekitar 20 gram ketika tebar.

Melalui padat tebar seperti ini, maka panen dikalkulasi bisa mencapai 8-10 kg per meter persegi lahan kolam. 

Sistem kerja Sibudidikucir cukup sederhana.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved