Wonderful Riau Island

MENGENAL Landmark Welcome to Batam, Ikon Baru a la Hollywood di Kepri, Cocok Jadi Tempat Ngabuburit

Kawasan Welcome to Batam (WTB) menjadi destinasi wisata favorit bagi warga Batam maupun para wisatawan mancanegara dan domestik untuk berselfie ria

wonderfulimages.kemenparekraf.go.id
MENGENAL Landmark Welcome to Batam, Ikon Baru a la Hollywood di Kepri, Cocok Jadi Tempat Ngabuburit 

Monumen Welcome to Batam dijaga dengan baik oleh pemerintah. Hal ini terlihat dari adanya kawat-kawat berduri yang dipasang di sekitar lokasi.

Tujuannya yakni untuk menghindari tindak perusakan dan vandalisme.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memastikan jika Provinsi Kepulauan Riau, terutama Kota Batam dalam kondisi yang aman, terkendali, kondusif, dan tetap menjadi kunjungan wisata yang nyaman bagi para wisatawan. Baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara (wisman).

"Insyaallah Kepri terkhusus Batam tetap menjadi kota yang aman dan nyaman untuk berwisata bagi para turis. Kami, Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemko Batam, BP Batam dan seluruh FKPD termasuk petinggi Lembaga Adat Melayu sudah bertemu, dan meminta seluruh masyarakat Kepri agar bisa bersama-sama menjaga kondusivitas Kepri, terkhusus Batam, agar aktivitas wisata dan perekonomian tidak terganggu," kata Ansar seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari laman kepriprov.go.id.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat, terkhusus penikmat wisata serta para traveler agar tidak ragu-ragu untuk tetap berwisata ke Kepri.

Baik ke Batam, Bintan, Tanjungpinang dan daerah-daerah lain yang ada di Kepri.

Hingga saat ini, monumen Welcome to Batam tidak hanya menjadi bentuk sambutan dari pemerintah dan masyarakat Batam untuk wisatawan yang baru datang, namun telah menjadi ikon yang sangat lekat dengan Kota Batam.

Tidak sedikit orang yang datang untuk berfoto di depan monumen ini.

Saat malam hari, tulisan Welcome To Batam akan berwarna keunguan karena diterangi sinar lampu.

Hal ini membuatnya tetap estetik meski dipotret saat gelap.

Di depannya terdapat taman yang menjadi salah satu pusat kuliner paling populer di Batam.

Berbagai streetfood seperti kerak telur khas Batam, sate lok lok, telur gulung, dan berbagai makanan lainnya bisa ditemukan di sini.

Tak hanya menjadi pusat kuliner, taman Welcome To Batam juga diramaikan dengan berbagai hiburan seperti aneka photobooth, foto dengan badut, sewa mobil-mobilan, rekreasi melukis anak, hingga foto dengan peraga hantu.

Adanya sejumlah orang yang berdandan menyerupai hantu seperti kuntilanak, pocong, hingga karakter hantu Valak menjadi hiburan tersendiri yang menyedot perhatian masyarakat.

Ukuran tulisan

Welcome to Batam (WTB)
Welcome to Batam (WTB) (KOMPAS.com)

Total panjang seluruh rangkaian tulisan Welcome to Batam adalah 120 meter.

Sementara masing-masing hurufnya berukuran 10 x 5 meter. 

Untuk beratnya, huruf W mencapai 4,5 ton, sedangkan E, M dan B  masing-masing mencapai 4 ton, sedangkan L, C, O, T, B dan A  mencapai 3 sampai 3,5 ton.

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )


Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved