Film Bioskop

SINOPSIS Film Horor Exhuma dan Penjelasan Ending, Kisah Pembongkaran Kubur Berakhir Maut

Film Exhuma menjadi salah satu film yang laris di Korea Selatan maupun luar negeri. Exhuma, berasal dari kata bahasa Inggris yang memiliki arti

|
movie.naver
SINOPSIS Film Horor Exhuma dan Penjelasan Ending, Kisah Pembongkaran Kubur Berakhir Maut 


Namun, jika kamu butuh spoiler atau penjelasan ending film itu, kamu bisa baca sampai bawah artikel ini.

1. Jasad kakek moyang keluarga Korea di Amerika dikubur di tempat aneh

Menurut ahli feng shui Kim Sang Deok, kakek moyang keluarga Korea itu dikubur di tempat yang sebenarnya tidak bagus.

Kakek moyang dikubur di daerah perbukitan, dengan jalan berkelok-kelok. Hanya ada satu kuburan di perbukitan itu, tanpa nama dan tidak ada hiasan.

Jalan menuju daerah tersebut juga dipagar dan digembok. Katanya, untuk menghindari adanya pencurian barang-barang berharga dari makam.

Sejak awal, Kim Sang Deok merasa tidak nyaman dengan area tersebut. Ia sudah bekerja sebagai ahli fengshui dan menjual tanah-tanah terbaik untuk pemakaman selama 40 tahun, tapi baru kali ini dia melihat ada tanah makam di daerah perbukitan.

Sebelum mereka masuk ke area kuburan, Kim Sang Deok dan Hwa Rim juga sempat melihat para rubah yang tiba-tiba muncul.

Setelah dibongkar, terlihat peti kuburan itu terbuat dari kayu identik dengan kayu yang digunakan anggota keluarga kerajaan saat dikubur.

2. Mengapa jasad kakek moyang dikubur di situ?

Kakek moyang keluarga Park itu adalah orang yang berpengaruh di Korea.

Namun, bukannya membela bangsanya, yang kala itu belum pecah jadi Korea Utara dan Korea Selatan, dia malah merapat ke Jepang.

Dia menjual tanah air kepada Jepang. Setelah Park ini meninggal, keluarga Park diberi saran oleh seorang biksu, bernama Gisune untuk menguburkannya di daerah Gangwon Utara.

Daerah itu merupakan daerah perbukitan, dimana ketika sampai di bukit teratas, kita bisa melihat tanah Korea Utara dari pandangan mata.

Gisune memberikan saran tempat tersebut karena itu adalah tempat yang baik dan terhormat untuk menguburkan orang penting.

Sebenarnya, Gisune ini memiliki nama asli Murayama Junji, yang dikenal sebagai Peramal Murayama di Korea.

Keluarga Park pun percaya bahwa daerah tersebut adalah daerah yang bagus untuk memakamkan kakek Park, seseorang yang berpengaruh.

Menurut penuturan Park Ji Yong, generasi ketiga dari keluarga Park, makam itu juga diberi pagar, digembok, tanpa ada ornamen-ornamen, bahkan tanpa nama untuk menghindari perampokan.

Film Korea Exhuma
Film Korea Exhuma (movie.naver)

3. Mengapa arwah kakek moyang merongrong?

Kata Gisune, tempat itu adalah tempat yang tepat untuk menguburkan orang penting.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved