Berita Otomotif Terkini

Royal Alloy GP200S Skuter Matik Retro dengan Performa Galak

Motor jenis skuter matik ini memiliki desain retro bersaing dengan Vespa, Lambretta dan Peugeot.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Santo Ari
Royal Alloy GP200S 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjadi yang berbeda dengan yang lain merupakan salah satu alasan seseorang membeli motor atau mobil yang masuk kategori langka.

Salah satunya adalah Royal Alloy GP200S .

Meski terbilang motor keluaran baru, namun motor ini sudah dihentikan penjualannya di Indonesia.

Hal ini membuat populasi GP200S sedikit dan terkesan langka.

Itu juga yang membuat Wiki, seorang pecinta motor asal Bantul membeli Royal Alloy GP200S di tahun 2021 kemarin.

“Alasannya biar beda saja. Saya suka beli motor yang tidak sama dengan yang lain. Dan waktu itu Jogja belum ada yang punya. Akhirnya beli walaupun second, eh tak lama kemudian Jogja buka dealer-nya. Untung yang GP200S sudah tidak keluar lagi, dan yang beredar GP150 yang cc-nya lebih kecil,” ungkapnya.

Motor jenis skuter matik ini memiliki desain retro bersaing dengan Vespa, Lambretta dan Peugeot.

Di kemunculan awalnya, motor ini dibanderol sampai Rp 95 juta.

Merek Inggris yang dirakit di Thailand ini mengusung mesin 4-tak DOHC 4 valve, injeksi dengan pendingin cairan.

Kapasitas mesinnya juga lumayan besar, 181 cc berkat penggunaan piston berdiameter 63 mm dengan langkah piston 56 mm, membuat skuter matik ini memiliki performa galak meski memiliki tampilan retro.

Dilansir dari Gridoto.com, meski tampilan motor ini retro tapi memiliki fitur kekinian. 

Misalnya lampu-lampu sudah pakai LED seluruhnya.

Baca juga: Vespa PTS, Skuter yang Harganya Tak Sekecil Bentuknya

Spidometer sudah digital lengkap dengan takometer untuk melihat putaran mesin.

Rem cakram siap menghentikan putaran roda dan sudah ABS dual channel.

Bentuk bodinya yang serba mengotak dan tepong bodi belakang yang panjang mengingatkan kita dengan  Lambretta V Series dari Italia.

Bedanya pun tipis-tipis saja, GP200S memiliki rak belakang yang bisa dipakai untuk membawa barang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved