Dinkes Bantul Siapkan Tim Reaksi Cepat Saat Pemungutan Suara
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyiapkan tim reaksi cepat di masing-masing Puskesmas pada 14 Februari 2024.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyiapkan tim reaksi cepat di masing-masing Puskesmas pada 14 Februari 2024.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widyantara, mengatakan, tim tersebut disiagakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terhadap petugas Pemilu, mulai dari petugas KPPS, PTPS, PPK hingga Linmas saat puncak Pemilu 2024 berlangsung.
"Kami juga aktifkan kader Posyandu untuk bisa memonitor kondisi kesehatan dari petugas KPPS. Jadi kalau ada apa-apa bisa langsung kontak petugas puskesmas yang disiagakan," terangnya kepada wartawan, Senin (12/2/2024).
Terkait teknis penanganan apabila terdapat pengawas yang mendadak sakit saat puncak Pemilu 2024 berlangsung, kata Agus hal tersebut akan diserahkan kepada Kepala Puskesmas setempat.
"Teknisnya, nanti apakah on call atau seperti apa, kami serahkan ke kepala Puskesmas," ujar Agus.
Baca juga: Seruan Moral Mahasiswa Fisipol UGM, Minta Pratikno Kembali ke UGM Karena Ciderai Demokrasi
Menurut Agus penyiapan tim reaksi cepat di masing-masing puskesmas sudah sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI.
"Kami bukan membuka pelayanan umum, tetapi posko terkait pelayanan kesehatan bagi petugas yang terlibat dalam Pemilu," tutur Agus.
Untuk mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024, Dinkes Bantul juga sudah memberikan suplemen maupun vitamin kepada para petugas Pemilu, utamanya kepada petugas KPPS.
Di sisi lain, selama puncak Pemilu 2024 berlangsung, Agus mengatakan bahwa pelayanan poliklinik dan rehabilitasi medik di 27 Puskesmas di Bumi Projotamansari tutup.
"Untuk layanan poliklinik kami tutup saat pencoblosan. Tapi, layanan IGD dan rawat inap di 16 puskesmas yang punya fasilitas IGD dan rawat inap akan tetap buka," tutup dia.(nei)
| Ini Tips Saat Berbuka Puasa Agar Tubuh Tetap Bugar |
|
|---|
| Upaya Tekan Kasus Stunting, Dinkes Bantul Akan Gencarkan Penimbangan Balita di Posyandu |
|
|---|
| Dinkes Bantul Akan Sasar Sekitar 460 Ribu Orang untuk Program Cek Kesehatan Gratis Tahun Ini |
|
|---|
| Dinkes Bantul Catat 237 Kasus Leptospirosis selama 2025, Meninggal Dunia 13 Orang |
|
|---|
| Dinas Kesehatan Bantul Lakukan Surveilans Masyarakat di Lokasi Terdampak Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dinkes-Bantul-Siapkan-Tim-Reaksi-Cepat-Saat-Pemungutan-Suara.jpg)