Berita Otomotif Terkini

Plymouth Belvedere, Salah Satu Harta Karun Mobil Amerika Klasik  

Body dari Plymouth Belvedere memiliki karakter yang kuat, bahkan di masanya banyak merk mobil lain yang terinspirasi dan meniru desain mobil ini.  

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Mobil Plymouth Belvedere dengan mesin Toyota Crown 

TRIBUNJOGJA.COM - Mobil tua apalagi keluaran Amerika sudah menjadi harta karun, termasuk Plymouth Belvedere .

Pasalnya, populasi mobil ini tidak banyak, dan di Indonesia sulit menemukan spare part aslinya.

Salah satu yang masih merawat mobil jenis ini adalah Ramadhan Arif Fatkhur, pemuda Sewon, Bantul, yang memilih Plymouth Belvedere tahun 1956 karena mobil ini memiliki bentuk bodi yang khas.

Menurutnya, body dari Plymouth Belvedere memiliki karakter yang kuat, bahkan di masanya banyak merk mobil lain yang terinspirasi dan meniru desain mobil ini.  

“Di tahun segitu, desainer mobil terinspirasi gaya futuristik, mobil didesain seperti roket dengan sudut-sudutnya yang lancip. Seperti UFO, dengan ban yang tertutup body sehingga terlihat seakan mobil ini terbang,”  ujarnya.

Sayangnya, Plymouth sudah tidak beroperasi lagi.

Sehingga pemilik, terlebih di Indonesia, akan kesusahan mendapatkan spare part atau aksesoris aslinya.

Peredaran mobil ini sangat terbatas di Indonesia, karena sudah jadi harta karun dan bahan koleksi para pecinta mobil tua.

Populasi mobil ini sangat sedikit, meski ia meyakini entah di sudut Indonesia bagian mana, ada mobil yang hanya ‘dongkrok’ dan jadi besi tua, bahkan bisa jadi pemiliknya sudah meninggal.  
 
Dengan kondisi tersebut, penyuka Plymouth hanya bisa mencari spare part asli dari Amerika.

Meski di Amerika lebih mudah ditemukan onderdil mobil tersebut, namun tetap saja, biaya untuk impor ke Indonesia akan terasa mahal.

Baca juga: Modifikasi Tangki BBM Mobil, Warga Magelang Raup Laba Kotor Rp18 Juta Per Bulan

Pun ketika seseorang mendapatkan mesin yang asli, tarikan mobil akan terasa lebih loyo karena pada dasarnya ini adalah mobil tua.

Selain itu juga akan terasa cepat panas karena teknologi pada zaman itu belum canggih.  
 
Maka dari itu, jalan keluarnya adalah mengakali restorasi dengan menggunakan bahan mobil yang sejenis atau mirip.

Seperti halnya milik Rama, bagian yang masih ori adalah bagian body dan interiornya saja.

Sementara untuk mesin, diganti Toyota Crown Deluxe tahun 80, dengan mesin konfigurasi 6 silinder segaris SOHC 12 valve berkapasitas 2600cc.

“Jadi bajunya pakai Plymouth, tapi mesin, kaki dan sasis pakai crown. Dan itu ternyata banyak diterapkan pada mobil-mobil amerika lain entah mobil bak, atau jenis sedan, pakai itu,” katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved