Kapolda Kalbar Copot Kasat Reskrim Polres Ketapang, Ini Alasannya
Kapolda menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut. Lima anggota yang terkait dengan kematian RF pun langsung dicopot dari jabatannya.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, PONTIANAK - Kasus tersangka pencurian di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat yang tewas setelah ditangkap polisi berbuntut panjang.
RF (22), asal Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) dikembalikan ke pihak keluarga dalam kondisi tewas.
Di tubuhnya ditemukan sejumlah luka lebam.
Pihak keluarga menduga RF dianiaya setelah diamankan oleh aparat kepolisian atas tuduhan sebagai pelaku pencurian.
Kasus itu akhirnya direspon oleh Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto.
Kapolda menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut.
Lima anggota yang terkait dengan kematian RF pun langsung dicopot dari jabatannya.
Kelima anggota yang dicopot itu di antaranya Kasat Reskrim Polres Ketapang, Kapolsek Benua Kayong, Kanit Reskrim Polsek Benua Kayong, dan dua anggota penyidik.
“Kelimanya, berdasarkan surat telegram yang keluar tadi malam, dipindahkan ke Yanma Polda Kalbar,” kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Pipit Wijaya kepada wartawan, Sabtu (27/1/2024).
Petit menjelaskan, kelima anggota dicopot dari jabatan mereka untuk memudahkan proses penyelidikan perkara tersebut.
“Kapolda Kalbar sudah menegaskan dan memastikan memastikan semua anggota yang terkait dalam peristiwa tersebut dilakukan penindakan baik secara pidana maupun kode etik,” ucap Petit.
Baca juga: Ditangkap Dalam Kondisi Sehat, Tiba-tiba Warga Ketapang Dipulangkan Polisi Dalam Kondisi Meninggal
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto membenarkan bahwa RF adalah terduga pelaku pencurian dan diamankan oleh petugas.
Namun dalam prosesnya terjadi tindakan kontraproduktif yang dilakukan oleh dua orang anggota dan satu orang informan.
Pipit memastikan, atas peristiwa tersebut Polda Kalbar komitmen semua diproses secara tegas, obyektif dan transparan.
“Semuanya dimintai pertanggungjawaban baik pidana maupun kode etik profesi. Kapolres Ketapang hari ini yang akan rilis langsung,” kata Pipit.
| Tragedi Pantai Temajuk Sambas: Kepala Satpol PP Tewas Saat Selamatkan Anak |
|
|---|
| Kronologi Anggota TNI dan Karyawan Perusahaa Tambang Diserang 15 WNI China di Ketapang |
|
|---|
| Bubur Pedas Sambas: Kuliner Legendaris Kalimantan Barat |
|
|---|
| Tiga Pelajar Mts Terseret Ombak Pantai Anjir Ketapang, 2 Ditemukan Tewas, 1 Hilang |
|
|---|
| Kekayaan Budaya dalam Balutan Pakaian Adat Suku Dayak Kalimantan Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-pembunuhan.jpg)