Inspiring Beauty

Rizki Amelia Fokus Tumbuh Kembang Anak

Fokus pada pola asuh kepada anak dan tumbuh kembang anak habit yang dilakukan perempuan pemilik nama Rizki Amelia ini.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Agus Wahyu
TRIBUN JOGJA/TURIBIUS ROSWANDA
Rizki Amelia 

TRIBUNJOGJA.COM - Fokus pada pola asuh kepada anak dan tumbuh kembang anak habit yang dilakukan perempuan pemilik nama Rizki Amelia ini. Kiki, begitu sapaan akrabnya, rajin membagikan pengalaman pribadinya memiliki anak berkebutuhan khusus melalui media sosial.

Tujuan Kiki tak lain ingin berbagi pengalaman dalam menangani anak dengan kebutuhan khusus yang kebetulan dialami anak sulungnya.

Diakui Kiki, untuk menerima dan terbuka memiliki anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah. Hanya saja, Kiki memiliki paradigma lain sehingga ia justru ingin terbuka demi kebaikan anaknya sendiri.

Kiki mencontohkan, ketika lingkungan sekitar anak mengetahui bahwa seorang anak memiliki kebutuhan khusus, setidaknya diharapkan lingkungan bisa memaklumi dan menerima keberadaan anak tersebut.

"Bila lingkungan sekitar tak mengetahui bahwa anak ini berkebutuhan khusus, bisa jadi mendapat perlakukan yang kurang baik. Karena, perilaku anak barangkali di luar kebiasaan anak lainnya. Alasan inilah mengapa aku berusaha menerima dan selanjutnya terbuka pada lingkungan sekitar," ungkap Kiki.

Tahap demi tahapan dilalui Kiki demi mendapatkan penanganan terbaik untuk sang anak. Kiki pernah berada pada suatu kondisi yang ia anggap sebagai sesuatu paling membutuhkan keikhlasan demi tumbuh kembang anak yang lebih baik.

Kala itu, ia harus mendampingi sang anak terapi selama kurang lebih setahun penuh untuk memastikan kondisi perkembangan anak sulungnya tersebut. Perasaan tak tega bercampur keinginan kuat, agar anak bisa tumbuh lebih baik melanda Kiki.

"Hikmah yang aku bisa ambil adalah sebagai seorang ibu, ketika kita ikhlas, anak juga bisa lebih tenang menjalani terapi. Memang tak mudah, tapi harus dilalui meskipun prosesnya panjang. Pengalaman sehari-hari mendampingi anakku inilah yang aku share, dengan harapan bisa saling berbagi pengalaman, barangkali di luar sana, ada yang kondisinya sama namun masih membutuhkan informasi, namun yang perlu diperhatikan, bahwa masing masing anak membutuhkan penanganan sesuai kondisinya," ungkap Kiki.

Menurut pengalamannya, sejak ia rajin membagikan pengalaman mengasuh anak dengan kebutuhan khusus, ternyata banyak orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus memiliki pengalaman kurang mengenakkan, yakni masih menerima perlakuan yang kurang baik pada anak mereka, dengan beragam alasan.

Hal inilah yang membuat Kiki semakin bersemangat membagikan pengalaman parenting untuk anak berkebutuhan khusus agar hal hal tak mengenakkan tak dialami keluarga dengan anak berkebutuhan khusus.

Sebagai seorang Ibu, Kiki berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Apalagi terhadap anaknya yang berkebutuhan khusus.

Kiki belajar dari pengalaman sehari-hari dalam mendampingi tumbuh kembang anaknya yang berkebutuhan khusus. Misalnya, Kiki menemukan cara menenangkan sang anak saat mengalami tantrum hebat ketika mendengar suara dengan volume keras.

Kiki akan menepuk pundak anaknya bergantian kanan dan kiri sembari menenangkan dengan memberitahu bahwa itu hanya suara hujan atau kendaraan yang bising.

Kiki juga memilih home schooling untuk anak sulungnya yang berkebutuhan khusus. Soal pergaulan sehari-hari di rumah, Kiki memberikan pengertian ke anaknya yang lain, bahwa sang Kakak bisa didahulukan ketika bermain.

Meskipun diakui Kiki, tetap saja yang namanya anak, masih saja ada perselisihan khas anak-anak yang terjadi, entah karena mainan atau yang lainnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved