HOAX! Konsumsi Obat Bisa Sebabkan Hepatitis Hingga AIDS

AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang menular melalui cairan manusia, seperti darah, ASI

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Kominfo RI
Konten hoax yang menyatakan konsumsi obat bisa sebabkan AIDS 

TRIBUNJOGJA.COM - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menarasikan jika mengonsumsi obat dapat menyebabkan penyakit hepatitis hingga acquired immunodeficiency syndrome (AIDS).

Berikut penggalan narasi yang diunggah :

AIDS itu urutannya gini . Hanya contoh aja ya :
Awal hanya masuk angin..
Lalu diberi obat jadi Kuning
Setelah Kuning dikasih obat lagi jadi Hepatitis
Hepatitis dikasih obat lagi ya jadi Hepatitis A B C ~ Z kali.
Terus obat lagi obat lagi.. Ya ujungnya AIDS..

Terkait hal tersebut Kementerian Kominfo menyatakan bahwa narasi yang mengeklaim konsumsi obat menyebabkan hepatitis dan AIDS adalah hoax.

Adapun, AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang menular melalui cairan manusia, seperti darah, air susu ibu, semen, dan sekresi vagina.

Baca juga: HOAX! Jepang Ungkap Bukti Bahwa Semua Varian Covid-19 Buatan Manusia

HIV juga dapat menyebabkan infeksi dari penyakit lain menjadi semakin parah seperti hepatitis C, hepatitis B, dan cacar monyet.

Meskipun memperparah, hepatitis tidak menyebabkan AIDS. Sementara itu, penyebab seseorang menderita hepatitis, yakni virus hepatitis A (HAV), virus hepatitis B (HBV), virus hepatitis C (HCV), virus hepatitis D (HDV), dan virus hepatitis E (HEV).

Sedangkan salah satu faktor risiko seseorang mengalami penyakit kuning adalah karena infeksi hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C.

Dengan demikian, konsumsi obat tidak menyebabkan AIDS, hepatitis, dan penyakit kuning.

Adapun Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mendapatkan informasi yang dapat dimanipulasi atau diselewengkan.

Kominfo pun turut mengimbau agar masyarakat selalu merujuk sumber-sumber tepercaya seperti situs pemerintah dan/atau media yang kredibel.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved