Pemkab Bantul Glontorkan Rp20 Miliar untuk Pembangunan TPST Dingkikan Sedayu
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, berujar pembangunan TPST di Dingkikan, Sedayu itu menelan dana Rp20 miliar.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Padukuhan Dingkikan, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, berujar pembangunan TPST di Dingkikan, Sedayu itu menelan dana Rp20 miliar.
"Anggarannya (berasal dari) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)," katanya kepada awak media di rumah dinasnya, Selasa (16/1/2024).
Rencananya, TPST itu dibangun dengan luar lahan 8.413 meter persegi tanah Sultan Ground dan 6.647 meter persegi tanah kas desa dari Kalurahan Argodadi.
Dalam pengaplikasiannya, TPST yang menampung sampah 30 ton itu akan menggunakan teknologi refuse derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif pengganti batu bara.
Di mana, teknologi itu sudah dibuat tidak jauh berbeda seperti yang ada di TPST Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman.
"Nantinya hasil RDF akan diambil oleh pabrik di Cilacap," ucap Halim.
Namun, secara total, Pemerintah Kabupaten Bantul berencana mambangun 12 TPST dan Tempat Pengolahan Sampah Sistem Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Pembangunan itu dilakukan untuk menuntaskan permasalahan sampah dalam waktu dekat ini.
Pasalnya, rata-rata volume sampah Kabupaten Bantul mencapai 120 ton per hari. Hal itu menjadi tugas yang harus selesai pada 2025.
"Ngarsa Dalem (Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X) sudah memberikan mandat yang tegas kepada seluruh kabupaten di DIY untuk segera melakuknan percepatan penangan sampah," jelasnya.
Sehingga, 12 TPST dan TPS3R yang akan dibangun di Bumi Projotamansari itu akan tersebar di sejumlah titik.
Beberapa di antaranya di Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan; dan Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan.
Kemudian juga ada di Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan; Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan; Kalurahan Karangtengah hingga Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri.
Nantinya, masing-masing TPST dan TPS3R yang akan dibangun tersebut, memiliki daya tampung yang berbeda.
| Pemkab Bantul Targetkan Transformasi Pelayanan Publik Akuntabel, Siap Menuju Modern dan Responsif |
|
|---|
| Setelah Libur Lebaran, Pemkab Bantul Langsung 'Gas Pol' Melayani Masyarakat |
|
|---|
| Soal Wacana Satu Hari WFH Setelah Lebaran, Pemkab Bantul Masih Tunggu Arahan Pusat |
|
|---|
| Soal THR Karyawan PT Dong Young Tress Indonesia, Ini Desakan MPBI DIY ke Pemkab Bantul dan Pemda DIY |
|
|---|
| Pemkab Bantul Targetkan Pajak Akurat dan Adil Lewat Digitalisasi Data PBB-P2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Bantul-Abdul-Halim-Muslih-Selasa-1612024.jpg)