Musik Zone
OBATBIUS Luncurkan Album Penuh : Kedai Keringat Vol.1
OBATBIUS datang membawa album penuh: Kedai Keringat Vol.1 berisi lagu-lagu berkecepatan tinggi khas Funky Kota dan turunannya.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - OBATBIUS datang membawa album penuh: Kedai Keringat Vol.1 berisi lagu-lagu berkecepatan tinggi khas Funky Kota dan turunannya.
Funkot sendiri adalah sebuah genre musik elektronik yang lahir pada tahun 1990-an.
Dominasi riff pitch tinggi plus synthesizers dari funkot serta electronic dance yang biasa disebut Gabber, keduanya disebar merata sehingga mempermudah para pendengar melemparkan pinggul sekaligus meluweskan sendi ketika mendengarnya.
Dalam album ini, pendekatan sampling lagu populer yang erat kaitannya dengan Funkot juga tidak ketinggalan.
Misalnya lagu 'Kata Mama' yang menyerempet melodi 'Kata Mama' Tipe-X atau nyanyian lirik lagu daerah NTT 'Potong Bebek Angsa' sebagai sampiran pantun di lagu “Sebastian”.
Kemudian Jangan skip '5 mg' yang menyatukan potongan tema lagu jazz standard 'Caravan' dari Duke Ellington dan Juan Tizol.
OBATBIUS yang dipunggawai Bima Setyo Raharjo (synth, back vokal), Felix Nugroho (synth, back vokal), Abednego Evan (gitar), Paulus Neo (synth bass), dan Dimas Suryo Kencono (drum) yang terinisiasi berkat budaya nongkrong tengah malam ini tidak hanya mengedepankan musik dalam lagu-lagu mereka.
Baca juga: Band-band Cadas Yogyakarta Gelar Mini Konser Amal untuk Penyintas Kanker
Mereka memindahkan budaya paling privat yang hanya ditemukan di tengah tongkrongan dalam lirik.
Mulai dari kebingungan mencari-cari korek api yang mendadak hilang pada lagu 'Masuk Saku', ketakutan disapa kawan yang tiba-tiba muncul untuk pinjam uang di lagu 'Apa Kabar?', sampai makian cinta yang bertepuk sebelah tangan dalam 'Es Teh Plastikan'.
Semua terangkum dekat dan apa adanya.
“Kami suka nongkrong di kontrakan malam-malam, mendengarkan musik bareng, salah satunya yang menarik perhatian kami ya musik funkot ini. Dari situ, kami tergelitik buat ngulik funkot tapi dalam format band, kayaknya seru,” ujar Neo.
Bima menambahkan, semua tema yang dibawa dalam album tersebut adalah hal-hal yang mereka obrolkan sampai subuh tersebut.
Sesuatu yang memang dekat dengan keseharian mereka.
“Ditambah musik funkot yang emang membius kami, mudah-mudahan kami juga bisa bikin orang terbius dan sementara melupakan semua masalah dengan berpesta bersama kami," imbuhnya.
Adapun, kini album pertama mereka sudah bisa didengarkan di berbagai gerai digital.( Tribunjogja.com )
| Langkah Pertama Fraidé dalam Musik Terwujud Lewat EP Reflection |
|
|---|
| Japa Mantra Rilis Maxi Single Sublimasi Gradasi, Tentang Dunia dan Sifat Buruk Manusia |
|
|---|
| Penyanyi Asal Singapura, Roziana Cindy, Rilis Single Perdana ‘Paling Sejati’ Karya Ade Govinda |
|
|---|
| Sheila On 7 Featuring Aishameglio, Kolaborasi Ayah dan Anak di Lagu ‘Memori Baik’ |
|
|---|
| Sheila on 7 Memilih ke Jepang untuk Finishing Single Terbaru ‘Memori Baik’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/OBATBIUS-Luncurkan-Album-Penuh-Kedai-Keringat-Vol1.jpg)