Berita Jogja Hari Ini
PMI Kota Yogya Tegaskan Stok Darah Surplus dan Tidak Ada Kekurangan
Palang Merah Indoneisa ( PMI ) Kota Yogyakarta memastikan stok darah untuk semua golongan dalam kondisi memadahi.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Palang Merah Indoneisa ( PMI ) Kota Yogyakarta memastikan stok darah untuk semua golongan dalam kondisi memadahi.
Bahkan, dengan keadaan yang cenderung surplus, sejauh ini PMI Kota Yogyakarta masih memenuhi permintaan darah dari luar daerahnya.
Pejabat Sementara (Pjs) Ketua PMI Kota Yogyakarta , Haka Astana, menyampaikan, pihaknya senantiasa mengantisipasi potensi lonjakan permintaan dengan melebihkan stok darah.
Bak gayung besambut, tingkat pendonor yang datang langsung ke markas PMI Kota Yogyakarta di Jalan Tegal Gendu, Kotagede, terbilang tinggi.
"Kondisi di kota aman. Kami selalu stok lebih. Setiap hari ada terus pendonor yang datang ke markas. Rata-rata bisa menghasilkan 75-100 kantong darah per hari," katanya, Rabu (10/1/2024).
Fenomena tersebut, lanjut Haka, membuat pihaknya tidak pernah kesulitan memenuhi permintaan darah dari rumah sakit di Kota Pelajar.
Menurutnya, PMI Kota Yogya leluasa merealisasikan cadangan darah setidaknya 10 persen dari kebutuhan dan permintaan per bulan.
"Kebutuhan kami sebulan antara 3.500-4.000. Nah, kami selalu menyediakan cadangan 10 persen. Tapi, kami tidak mau berlebih, ya," ujarnya.
"Karena perlakuan untuk darah itu, kan, berbeda. Penyimpanannya ada tata cara terdendiri, ya, agar mutunya senantiasa terjaga," urai Haka.
Meski demikian, ia tidak memungkiri, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, pasokan dari para pendonor memang sedikit berkurang.
Namun, saat ini, situasnya sudah kembali normal, seiring mobil unit yang sudah kembali beroperasi dan mampu memfasilitasi rata-rata 40 pendonor per hari.
"Makanya, saya optimis, stok selalu ada, tidak pernah kurang. Apalagi, kami membuka pendonor di markas sampai jam 21.00 malam," terangnya.
Dengan kondisi tersebut, Haka mengungkapkan, PMI Kota Yogyakarta bisa memenuhi permintaan darah dari beberapa rumah sakit di luar wilayahnya.
Deretan faskes di luar Kota Yogyakarta yang saat ini menjalin kerja sama dengan pihanya antara lain, RS Bhayangkara, Sleman dan RS Hardjolukito, Bantul.
"Ya, sampai luar kota kita penuhi. Bagaimanapun darah itu nyawa, PMI jangan sampai menolak orang yang minta darah. Prinsipnya melayani semua," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
| Tanggapan Warga Soal Wacana Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jeron Beteng Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Kota Yogyakarta Pantau Sungai 24 Jam |
|
|---|
| Tepati Janji! Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Copot Seluruh Baliho Bermuatan Wajahnya |
|
|---|
| Mengapa Jembatan Pandansimo Berubah Nama Jadi Jembatan Kabanaran? Ini Sejarahnya |
|
|---|
| Operasi Zebra di Yogyakarta Mulai 17-30 November 2025, Pastikan Tidak Langgar 8 Hal Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/stok-darah-ilust_20160209_173203.jpg)