Hizbullah Mulai Balas Dendam, Serang Pangkalan Militer Israel di Safad
Hizbullah juga menyerang enam pos militer Israel di sepanjang perbatasan dengan Lebanon.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Hizbullah mulai balas dendam atas tewasnya salah satu komandannya, Wissam al-Tawil dan salah satu pimpinan Hamas, Saleh al-Arouri dengan menyerang markas Israel di Safad pada Selasa (9/1/2024).
Serangan Hizbullah ini dilancarkan dengan menggunakan drone.
Tak hanya itu, Hizbullah juga menyerang enam pos militer Israel di sepanjang perbatasan dengan Lebanon.
Serangan tersebut pun dilaporkan oleh media Israel lewat rekaman video yang diunggah di media sosial.
Dalam video yang dirilis tersebut, terlihat sebuah drone mendarat di area pangkalan Safed dengan asap akibat ledakan terlihat di beberapa rekaman.
Seperti diketahui, serangan yang dilakukan Hizbullah tidak hanya dilakukan kali ini.
Pada Sabtu pekan lalu, Hizbullah menembakkan lebih dari 60 roket ke pangkalan militer Israel.
Dikutip dari Tribunnews.com yang melansir pemberitaan dari AP, serangan tersebut memiliki tujuan senada dengan serangan ke Safad yaitu membalas tewasnya al-Arouri.
“Sebagai bagian dari respons terhadap kejahatan pembunuhan pemimpin besar Sheikh Saleh al-Arouri, perlawanan Islam (Hizbullah) menargetkan pangkalan kendali udara Meron dengan 62 jenis rudal yang berbeda-beda,” demikian pernyataan Hizbullah.
Baca juga: Pejabat Lebanon Sebut Konflik Israel-Hamas Bisa Meluas Setelah Komandan Tertinggi Hezbollah Tewas
Selain itu, pimpinan Hizbullah, Hassan Nasrallah turut memperingatkan Israel saat itu bahwa tewasnya Arouri bakal memicu peperangan.
“Jika musuh (Israel) melancarkan perang melawan Lebanon, pertempuran kita tidak akan terbatas, tanpa aturan. Jika perang diarahkan ke Lebanon, kepentingan Lebanon adalah perang terus-menerus tanpa kendali,” ujar Nasrallah, dilansir Arab News.
Di sisi lain, pimpinan deputi Hizbullah, Naim Qassem mengatakan dalam pidatonya di stasiun televisi Lebanon bahwa pihaknya tidak ingin untuk memperluas perang.
Dia mengatakan hanya ingin melokalisir perang dengan Israel di perbatasan antara kedua negara.
“Namun jika Israel memang ingin memperluasnya, tanggapan ini tidak dapat dihindari sejauh itu yang diperlukan untuk menghalangi Israel,” ujarnya.
Terpisah, Perdana Menteri (PM) sementara Lebanon, Najib Mikati mengungkapkan negara yang dipimpinnya terbuka untuk bernegosiasi dengan Israel terkait perang yang terjadi.
| IRGC : Kami Punya Senjata Rahasia yang Tak Terbayangkan oleh AS dan Israel |
|
|---|
| Iran : Tak Ada Dialog Damai Sebelum Israel Berhenti Bom Lebanon |
|
|---|
| Alasan Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Setelah Dibuka Beberapa Jam |
|
|---|
| Babak Baru Konflik Iran vs AS dan Israel, Sepakat Gencatan Senjata Setelah 39 Hari Berperang |
|
|---|
| Wakil Panglima TNI Pimpin Ucara Pemakaman Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan di TMP Giri Dharmoloyo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Hizbullah-Mulai-Balas-Dendam-Serang-Pangkalan-Militer-Israel-di-Safad.jpg)