Hujan Deras dan Angin Kencang di DIY

Curah Hujan Semakin Tinggi, Ini Langkah Antisipasi Pemkot Yogyakarta

Langkah tersebut sudah dilangsungkan jajaran DLH, sejak sebelum masuk musim penghujan beberapa waktu lalu.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com/Hanif Suryo
Ilustrasi- Hujan deras disertai angin di Kompleks Kepatihan, Kamis (4/1/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Yogyakarta dalam kurun waktu dua hari terakhir.

Berbagai insiden kebencanaan pun tercatat sepanjang 4-5 Januari 2024, di mana kejadian pohon tumbang di beberapa titik mendominasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan upaya antisipasi.

Yakni, dengan memperhatikan kondisi pohon perindang berukuran besar, yang sekiranya sudah terlampau rimbun.

"Saya sudah minta DLH untuk mengurangi pohon-pohon yang sangat rimbun, untuk meminimalisir pohon tumbang dan sebagainya," katanya, Kamis (4/1/2024).

Menurutnya, langkah tersebut sudah dilangsungkan jajaran DLH, sejak sebelum masuk musim penghujan beberapa waktu lalu.

Namun, seiring dengan intensitas hujan yang akhir-akhir ini meninggi, identifikasi pohon perindang praktis semakin digencarkan.

"Tapi, masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Misal mendung, ada potensi hujan lebat dan angin, jangan parkir di bawah pohon, misalnya, kita antisipasi," terang Singgih.

Oleh sebab itu, ia pun meminta penduduk untuk terus memantau perkembangan situasi terkini yang di-update secara berkala oleh BMKG.

Sehingga, ketika muncul peringatan dini cuaca ekstrem, masyarakat bisa menahan diri dan tidak bepergian jika tak ada keperluan mendesak.

"Dalam kondisi seperti ini warga harus rutin memantau prakiraan cuaca. Itu sebagai early warning, untuk keselamatan," cetusnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved