Berita Kota Yogya Hari Ini
Sebanyak 37 Simpang di Kota Yogyakarta Terkoneksi ATCS, Siap Antisipasi Kemacetan Libur Nataru
Sebanyak 37 simpang di Kota Yogyakarta sudah dilengkapi Area Traffic Control System (ATCS), untuk memudahkan pengendalian lalu lintas.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 37 simpang di Kota Yogyakarta sudah dilengkapi Area Traffic Control System (ATCS), untuk memudahkan pengendalian lalu lintas.
Sebagai informasi, ATCS merupakan sebuah sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi di suatu kawasan, melalui optimalisasi dan koordinasi pengaturan lampu lalin di setiap persimpangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogya, Golkari Made Yulianto, menuturkan, keberadaan ATCS jelas sangat membantu mengurai kemacetan selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Baca juga: Yuana Satria B Keluar Sebagai Kampiun Kejurkab Korfball Sleman 2023
Pihaknya pun memprediksi, peningkatan volume lalu lintas di Kota Yogya diprediksi bakal terjadi sepanjang 24-31 Desember mendatang.
"Makanya, itu kita back up dengan pemasangan ATCS di 37 simpang yang kemudian kita lakukan pengaturan lalu lintas dari CCTV room," urainya, Senin (11/12/2023).
Menurutnya, ATCS akan sangat meringankan tugas personel yang dikerahkan patroli menyusuri ruas-ruas jalan di Kota Yogyakarta, guna mengurai potensi kemacetan sepanjang libur Nataru.
Sebab, tambah Golkari, sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi tersebut bekerja dengan skema penyesuaian durasi lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) atau trafic light.
"Kita bisa urai tanpa mengerahkan personel, dengan mengatur durasi lampu APILL. Kalau memang terjadi antrean panjang di salah satu simpang, hijaunya bisa dibuat lebih lama," ungkapnya.
"Tapi, selain itu, penugasan rutin tetap ada, teman-teman dalops tetap melakukan operasi muter Kota Yogya untuk memastikan ketertiban di jalan, ya, terutama saat masa libur Nataru," imbuhnya.
Selain jadi pengurai kemacetan, pemasangan ATCS, pada simpang APILL, sekaligus untuk menunjang operasional priority vehicle, terutama kendaraan kegawatdaruratan, agar terhindar dari jebakan macet.
Sistem priority vehicle sejauh ini telah diterapkan di simpang Wirobrajan, dengan sistem prioritas berupa rangkaian perangkat yang ditempatkan pada kendaraan dan komponen APILL di simpang.
"Karena pengadaan ATCS ditempuh, untuk memudahkan pengendalian lalu lintas, sekaligus menunjang operasional kendaraan prioritas yang bersifat darurat," jelasnya.
Kendaraaan dan APILL yang dipasang sistem priority vehicle saat mendekati jarak 300 meter dari simpang, maka akan otomatis terdeteksi oleh signal controller dan akan direspon dengan mode prioritas.
Jika lampu APILL pada simpang yang hendak dilewati berwarna merah, siklus ke lampu hijaunya pun praktis dipercepat.
"Sedangkan apabila lampu APILL-nya berwarna hijau, durasinya akan ditahan sampai kendaraan gawat darurat melewati simpang," ujarnya. (aka)
Bangun Gedung Baru, Puskesmas Kraton Kota Yogyakarta Segera Direlokasi |
![]() |
---|
Kotabaru Ceria, Upaya Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Bangkitkan Atraksi Malam di Jogja |
![]() |
---|
Sebanyak 80 Bank Sampah di Kota Yogyakarta 'Mati Suri', Diperlukan Upaya Pembinaan |
![]() |
---|
Dukung Sanksi untuk ASN yang Terlibat Judi Online, Forpi Kota Yogyakarta: Cek Gawai Secara Berkala |
![]() |
---|
Sanksi Tegas Menanti ASN Pemkot Yogyakarta yang Tergiur Judi Online |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.