Berita Sleman Hari Ini

Polresta Sleman Siapkan Tim Urai Antisipasi Kepadatan Lalulintas saat Libur Nataru 2023-2024

Satuan lalulintas (Satlantas) Polresta Sleman telah memetakan titik rawan kecelakaan maupun titik rawan kepadatan kendaraan di Kabupaten Sleman saat

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satuan lalulintas (Satlantas) Polresta Sleman telah memetakan titik rawan kecelakaan maupun titik rawan kepadatan kendaraan di Kabupaten Sleman saat nanti momen libur Natal dan tahun baru.

Upaya antisipasi disiapkan. Selain menempatkan personel di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, polisi juga menyiapkan tim urai yang bergerak mobile untuk memastikan kelancaran arus lalulintas. 

"Personel dari Satlantas Sleman untuk pengamanan Nataru ada sekitar 150 personel. Tim urainya 20, mereka pakai roda dua untuk mengurai kepadatan lalin. Kemudian dibantu juga dari dishub, PMI, Pramuka dan para relawan," kata Kasatlantas Polresta Sleman, Kompol Andhies F Utomo, Jumat (8/12/2023). 

Baca juga: Banjiri Terowongan Hamas Pakai Air Laut, Malah Jadi Petaka Bisa Banjiri Israel

Sejauh ini, kata Andhies, ada tiga pos pengamanan yang rencananya akan didirikan di Sleman untuk menghadapi Libur akhir tahun tersebut. Yaitu pos pengamanan Gamping, Tempel dan Prambanan.

Adapun untuk pos pelayanan akan dibangun di seputar Ambarrukmo Plaza (Amplaz) dan Kaliurang. Khusus untuk pos Kaliurang masih tentatif. 

Polisi saat ini mulai mengecek rambu berikut jalan-jalan alternatif yang bisa digunakan manakala terjadi kepadatan arus lalulintas.

Antara lain, jika kepadatan terjadi di Jalan Magelang, Tempel. Maka kendaraan yang hendak ke Solo, dari simpang empat Tempel akan dilewatkan ke Turi menuju Pulowatu sampai kemudian tembus ke simpang tiga jalan Solo.

Adapun kendaraan yang hendak ke Wates, maka dari simpang empat Tempel bisa ambil kanan melewati simpang tiga Gendol, Balangan Minggir Gedongan Klangon tembus ke Moyudan dan Wates. 

Di Prambanan, kata Andhies, saat tahun baru ada even pesta tahun baru. Karenanya menajemen lalulintas akan diberlakukan jika terjadi penumpukan kendaraan di sana.

Rekayasa diberlakukan mulai dari jalan masuk wisata Prambanan, kendaraan akan diarahkan melewati jalan taman Prambanan kulon menuju ke Candi Bubrah berbelok ke kanan hingga Candi Sewu dan tembus ke jalan Solo. 

Jika kendaraan tambah padat maka diberlakukan rekayasa lalulintas lagi dengan membelokkan kendaraan belok arah kiri di simpang Proliman hingga tembus di jalan raya Prambanan. Nantinya tembus simpang tiga di jalan candi Sewu dan menuju jalan Solo lagi. 

"Kalau di Amplas rekayasa lalulintasnya dengan menutup U-turn. Tapi ini sifatnya situasional, melihat kepadatan arus lalulintas," kata dia. 

Saat libur nataru, ada beberapa ruas jalan yang berpotensi padat di Sleman. Terutama di simpang empat jalan.

Kepala Bidang angkutan dan keselamatan Dinas Perhubungan Sleman, Marjana mengatakan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di Sleman di momen nataru baru akan dirapatkan bersama instansi terkait. Rapat kemungkinan digelar pekan depan. 

"Nanti kita rapat koordanasi dulu sama instasi terkait nggih (untuk antisipasi kepadatan kendaraan). Paling minggu depan. Kalau sudah, besok kita infokan," kata dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved