Berita Kulon Progo Hari Ini
SRI V Kulon Progo Catat Sebanyak 4 Penyu Lekang Terdampar Selama 2023, 3 Mati
Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo mencatat berbagai peristiwa terdamparnya hewan laut ke daratan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo mencatat berbagai peristiwa terdamparnya hewan laut ke daratan.
Selain hiu paus, penemuan penyu lekang terdampar pun juga dilaporkan.
Koordinator SRI Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengungkapkan sepanjang 2023 ini terdapat 4 kejadian penyu lekang terdampar di wilayahnya.
Baca juga: CATAT, Tidak Ada Perubahan, Ini Tarif Parkir Kendaraan di Kota Yogyakarta Selama Libur Nataru 2023
"3 di antaranya ditemukan mati," ungkap Aris pada wartawan, Selasa (05/12/2023).
Sedangkan 1 penyu lekang yang ditemukan terdampar masih hidup dan bisa diselamatkan.
Saat ini penyu tersebut dirawat di penangkaran penyu yang ada di Pantai Trisik.
Aris mengaku tidak tahu pasti penyebab penyu lekang yang mati terdampar tersebut. Namun ia menduga kuat karena faktor umur penyu yang sudah tua.
"Kemungkinan besar karena umur penyu yang sudah tua, biasanya seperti itu," jelasnya.
Adapun penemuan penyu lekang terakhir dilaporkan sekitar pukul 15.30 WIB sore ini.
Aris mengatakan penyu tersebut ditemukan di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bayeman, Kalurahan Sindutan, Temon.
Penyu tersebut ditemukan oleh anggota SAR yang sedang berpatroli di kawasan pantai.
Saat ditemukan, penyu berukuran panjang 80 cm dan lebar 50 cm itu sudah mati.
"Bangkainya langsung kami kuburkan di sekitar lokasi penemuan, dan dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta," kata Aris.
SRI Wilayah V Kulon Progo juga melaporkan 4 hiu tutul yang ditemukan mati terdampar sepanjang 2023 ini. 3 yang terakhir ditemukan dalam waktu yang berdekatan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Trenggono Trimulyo menilai terdamparnya hiu tutul kemungkinan besar dipengaruhi kondisi cuaca.
Salah satunya karena dampak fenomena El Nino.
"Kondisi tersebut menyebabkan anomali cuaca yang mungkin menyebabkan hiu paus terdampar," jelas Trenggono beberapa waktu lalu. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bangkai-Penyu-Lekang-yang-ditemukan-mati-terdampar.jpg)